CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Saturday, February 25, 2006

Kebisuanmu

Jalan ini sudah terlalu panjang untuk kulalui
Tiada terkira aku akan menjadi bisu
sesaat ketika kutanya dan kau berlalu

Mungkin ini sudah menjadi jalanku
selalu berada di persimpangan semu
dan buram cahayaku seperti pertanda
kesuraman kasihku

Tak ingin lagi berjalan di jalan ini
karena mengingatkanku pada bayang senyummu di awal senja
Tak ingin lagi mengingatimu
Jika setiap malam hatiku terikat padamu

Biarlah kupalingkan wajahku
Meski sudut hatiku menyebutimu
Tidak usah bertanya lagi
Jawabmu ada diketidakacuhanmu

Rivers of Me
Melody still gain in my strain

Friday, February 24, 2006

Kebencian Terperikan

Aku tidak tahu seperti apa sebenarnya makna kebencian itu. Bukan berarti aku tidak pernah membenci orang. Aku ingat, ketika masih kecil dan hidup di sebuah lingkungan sederhana. Anak-anak sebayaku selalu mengejekku Cina jika mereka tidak suka dengan aku.

Parahnya lagi, kadang-kadang mereka mencibir dan mengatakan Cina makan babi. Aku masih ingat, aku benci temanku itu dan kami akhirnya berdamai ketika kedua orang tua mempertemukan kami. Nama temanku itu Sinar. Hingga kini, aku tidak pernah lagi bertemu dengannya ketika keluarganya memutuskan pindah dari kota kecil tempat keluargaku tinggal.

Sepanjang ingatanku, aku berusaha memendam kebencian jika ada yang menyakiti hatiku. Sebabnya, sekali aku membenci seseorang maka aku tidak akan pernah melupakannya seumur hidupku. Meski kata almarhum bapakku, kebencian itu seperti racun yang sengaja kita minum dan membiarkannya menjalari setiap urat nadi kita. Aku tidak mau seperti itu.

Hanya saja, aku tidak suka bersikap abu-abu. Sekali hitam, ya hitam. Sekali putih ya putih. Yang aku alami mengajarkan aku banyak hal seperti sikap abu-abu manusia yang terkadang manis di depan ternyata menikam di belakang.

Akhir-akhir ini, aku merasa dalam tanda kutip bahwa semua orang menyerangku. Orang menyebutnya, mungkin, fobia, tapi aku lebih senang menyebutnya insting. Seperti beberapa hari lalu, seorang teman kantor sebut saja M menyerangku. Aku awalnya, tidak menanggapi namun aku melihat ada sebuah agresitivitas dalam nada bicara yang kemudian membuatku bersikap defensif kepadanya.

Aku sudah mulai merasakannya sejak lama. Beberapa teman kantor perempuan berbisik-bisik di belakangku. Teman-teman lelaki suka merasa aku terlalu diperhatikan oleh bos. Padahal, kalau saja mereka sadar,dalam sebuah perusahaan profesional, yang ada adalah tanggung jawab, kerja keras, serta kecerdasan, dan satu persen mungkin keberuntungan.

Kamis (23/), aku meninggikan suaraku kepadanya karena ia sudah menjatuhkan diriku. aku tidak ingin terpancing tapi dia harus diberi sebuah garis tegas bahwa aku bisa saja melakukan apapun meski aku perempuan. Kalau ingin berantem secara fisik it's oke. Tapi, itu pilihan yang terakhir.

Di satu sisi, aku senang jika pekerjaanku dihargai tetapi di sisi lain, aku merasa jurang kecemburuan di kantor makin melebar. Terlebih jika kantor mempercayakan beberapa tugas penting kepadaku.

Aku pernah mempertanyakan kepada redaktur di kantor soal pembebanan itu. Tetapi, dengan singkat ia menjawab bahwa ada beberapa pekerjaan yang hanya bisa ditangani satu orang dan jika didelegasikan malah membuat pekerjaan itu tidak akan jadi.

Aku hanya berdoa, sesuai dengan keyakinanku, agar aku bisa menjalani hidup sesuai dengan prinsip yang aku pegang sampai aku mati.

For River of Me
Always Inspiring

Monday, January 09, 2006

snow in April date

well,
musim panas telah berlalu seiring dengan datangnya gemercik suara air yang terbawa musim hujan di awal tahun. Mungkin sebuah pertanda akan tetap hadir di sebuah masa bahwa peralihan ini akan tampak seperti sebuah hidup yang berarti.
Aku belum pernah merasakan musim salju. Tapi, seperti sebuah perkabaran, musim itu selalu melambungkan kedamaian sperti damai Natal yang selalu dibawanya. Terbayang lagu White Christmas yang syahdu mengalun di sela-sela pepohonan rimbun dan menunggu Fajar datang.....
Kata siklus alam, hari akhir April merupakan akhir dari musim dingin dan menuju musim semi. Semoga April ini akan menjadi ajang kebaikan dan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia.

Thursday, January 05, 2006

Kepada Kakek Tua, Maafkan Aku

Saat ini, aku merasa perasaanku sangat hancur dan ketika berusaha mengangkat wajah, aku tahu, bayangan perasaan bersalah akan seakan menampar wajahku. Tapi, seperti kata pepatah, apa arti sebuah penyesalan, toh, kosa kata itu diciptakan untuk menggambarkan kejadian masa lalu yang tak perlu diperdebatkan lagi meski hati nurani sering mengetuk dan berharap agar masa lalu bisa diulang lagi. Sekali saja.

Suatu sore, matahari begitu ramah menyapa setiap orang dan semua dalam keadaan bergegas karena metropolitan tak ingin ada kemalasan di kehidupan masyarakatnya. Aku pun dalam keadaan tergesa berangkat menunaikan tugas yang membuatku masih tetap hidup hingga saat ini. Aku dibayar untuk pekerjaan itu.

Perlahan, aku melihat sosok tubuh terbungkus kulit keriput dengan baju yang lusuh. Kakinya, agak sedikit bengkok dan jalannya tertatih tanpa alas kaki. Aku melihatnya sekilas dan, yah, aku tahu sebagai manusia aku sedikit iba dengan sosok itu.

Rambutnya memutih dengan janggut yang juga putih keperakan. Ia kelihatan kebingungan. Ia melihat ke arahku sekilas. Anehnya, ada banyak orang di sekitar itu dan ia memilih akan bertanya kepadaku. Dengan refleks aku menghindar (mengira ia adalah orang gila dan sering mengganggu pejalan kaki) dan tanpa sengaja,mataku melihat tangannya menggengam amplop berwarna putih dan coklat. Tapi, aku sudah naik ke kendaraan dan tiba-tiba aku menangis dalam hati.

Sekilas aku melihat, ternyata ia berusaha menyeberang jalan dan lalu lintas terlalu padat. Barangkali ia baru saja mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dan ia akan ke rumahnya memberitahukan keluarga dekatnya. Wajahnya, masih kebingungan dan.......aku tahu ini akan mengikutiku sepanjang hidup. Perasaan bersalah yang barangkali akan terus hidup hingga ajal datang menyapa
PS:
Kepada kakek tua, aku minta maaf dan mohon engkau melupakan semua kesalahanku

Tuesday, January 03, 2006

makna sebuah keteguhan hati

Kadang aku bertanya dengan naif,seperti apa gambaran keteguhan hati itu. apakah ketika kita melihat pendar lampu di tengah pulau yang terpencil dan kemudian berusaha menggapainya dalam ketabahan meski nafas hanya tinggal setipis benang di tenggorokan.....

Aku menemukan keteguhan hati pada seorang lelaki yang kukagumi. Sorot matanya yang dalam memberi aku isyarat dan yang kutahu menyimpan banyak kesedihan namun tak kuasa ia luapkan dalam samudera pengertianku.

Suaranya terdengar dalam alunan dingin malam yang beku, menggerakkan dedaunan yang basah oleh hujan yang turun sepanjang pagi. Aku ingin merengkuhnya berusaha menenangkannya di dalam pelukanku. Tapi, aku tahu, ia terlalu kukuh untuk sebuah keteguhan hati.

Tak sadar, aku seolah mencium wangi rambutnya menjelang tidur malam. Bukan tidur malam, sesungguhnya, tapi, tidur menjelang siang karena aku terjaga sepanjang malam memikirkan kerinduan yang akan terbagi kepada kami saat perjumpaan.

Aku selalu percaya pada kata hati. Paulo Coelho yang mengatakannya padaku melalui bukunya, The Alchemist. Keyakinan ku itu akan selalu akan aku pegang meski kadang cinta adalah perangkap dan saat ia datang pada kita ia hanya akan nampak sebagai nyanyian nina bobo yang menyejukkan.

Tapi, aku sadar, ada sisi gelap dari sebuah kisah cinta umat manusia. Mungkin tidak semua mengalami sisi buruk dari kemurnian cinta. Tapi, tangan takdir akan memilih siapa saja yang akan menyelami kegelapan dari cinta. Hanya saja, siapa yang akan peduli dengan penderitaan cinta yang sudah ada sejak manusia diciptakan Tuhan dari cinta-Nya.

Cinta, penyakit yang tak seorang pun ingin meminum obat penawarnya. Cinta yang tak seorang pun ingin berlari dari jangkauannya. Karena cinta yang mengisi jiwa manusia adalah roh cinta dari Sang Maha Pencipta. Dan aku berteguh hati pada cinta yang kupilih.

Keteguhan hati adalah sebuah pilihan dan aku menghargai ketika pilihan itu akan meninggalkan jejak yang mungkin saja melukai perjalanan nasib manusia. Dalam tulisanku ini, aku mengirim sebuah pesan kepada lelaki-ku yang kini memainkan jemarinya menembus jaring hidup yang teramat kusut. gracias my senior, doing all the best.....

Widya for my soulmate, everlasting foerever

Monday, December 26, 2005

somewhere where u leave behind Posted by Picasa

Wednesday, December 21, 2005

Kurt Cobain, sang idola yang tak munafik!!!!!!!

Ketika kepuraan-puraan menjadi bagian dari semua hidup manusia, terkadang manusia menganggapnya adalah bagian dari sebuah gaya hidup. Sikap kekanak-kanakan ditambah keinginan untuk mendapat penghargaan terkadang membuat seseorang sangat ingin dipuja seumur hidupnya....

Saat Kurt Cobain dinyatakan tewas April 94 lalu, aku masih SMA di sebuah kota kecil. Waktu itu, aku belum menangkap mistikus seorang Kurt yang memiliki jutaan fans di seluruh dunia melalui kelompok musik Nirvana. Sejujurnya, aku gak tahu aliran musik grunge itu, soalnya, aku lebih asik dengan alunan musik klasik serta agak sedikit pusing jika mendengarkan musik itu.....

Tapi, aku sadar mistikus seorang Kurt, yang mencintai penggemarnya, istrinya, dan putri semata wayangnya....Frances....Dalam tulisan tangan yang ditinggalkan Kurt untuk keluarganya, nampak "kejeniusan" seorang Kurt dalam menyusun kata-kata meski dalam coretan tangan yang amburadul.....

Surat itu ditinggalkan untuk Boddah, sahabatnya......Terjemahan bebasnya begini.....
To Boddah
Dari kekeluan lidah yang terucap, ada banyak hal sederhana yang seharusnya dikebiri karena terlihat sangat kekanak-kanakan. Catatan ini semestinya sangat mudah untuk dipahami oleh orang. Seperti banyaknya peringatan dari kejadian musik rock dalam beberapa tahun terakhir ini.

Sejak pertama kali saya mengenal musik, harus kita katakan, kadangkala etika terkait dengan kemandirian jiwa dan tekanan dari komunitas yang melahiran banyak kejadian. Selama ini, saya tidak pernah merasakan kepuasan bermusik, menciptakan musik, selama dalam beberapa tahun terakhir ini.

Dan saya harus mengakui, saya merasa bersalah atas kondisi ini. Contohnya, saat kita berada di belakang panggung dan ketika cahaya telah dipadamkan dan eforia musik mulai dikumandangkan. Itu sama sekali tidak memberikan sesuatu apapun kepadaku. Seperti mungkin yang dirasakan Freddy Mercury sebelumnya.

Kesukaan dalam cinta dan pemujaan dari jutaan fans yang ada di depan yang seharusnya membuat saya tersanjung dan merasa pongah. Pada kenyataannya, saya tidak bisa berbohong terutama kepada engkau bahwasanya sebuah kejahatan yang luar biasa jika saya berpura-pura di hadapan orang bahwa saya bergembira dengan semua yang saya lakukan.

Kadang kala saya berpikir, seharusnya saya hentikan saja waktu sebelum saya meninggalkan semua gemerlap ini. saya telah berusaha sekuat tenaga saya untuk membuat sebuah apresiasi dan saya melakukannya, Demi Tuhan, saya melakukannya...dan ternyata itu belum cukup....

Ketika saya semakin berusaha memuaskan banyak orang, saya terpaksa harus berpura-pura menjadi orang yang pantas dikagumi karena sayalah yang layak untuk mereka kagumi. Di balik itu, saya hanyalah seorang yang sangat sensitif dan saya membutuhkan waktu untuk melepaskan rasa yang telah mati untuk mendapatkan kembali rasa antusias yang menggebu ketika saya masih kecil.

Dalam penampilan tiga jam kita saya sudah merasa lebih baik (dalam acara saturday night live, Nirvana tampil selama tiga jam.....pagi-pagi....tubuh Kurt ditemukan tergeletak di luar rumahnya dengan sebuah senapan. Ia dinyatakan bunuh diri)

Tulisan ini saya dedikasikan untuk orang-orang yang saya kenal dan penggemar musik Nirvana, hanya saja, saya tidak bisa melepaskan diri dari rasa frustasi, bersalah dan empati pada semua orang karena pada dasarnya saya sangat menyayangi semua orang sehingga membuat saya sangat bersedih. Kesedihan yang menggeliat, rasa sensitif, laki-laki pisces, dan umat dari Jesus.

Mengapa itu tidak membuat saya sangat enjoy??? saya sendiri tidak tahu...padahal, saya juga memiliki seorang istri yang penuh ambisi dan seorang putri yang selalu mengingatkan saya banyak hal tentang apa yang saya lakukan beberapa tahun silam.

Akan ada banyak cinta dan ciuman kebahagiaan untuk dia (Frances) karena setiap orang yang akan ia temui adalah orang-orang baik dan tidak akan menyakitinya. Betapa sulitnya membayangkan sebuah keadaan di mana saya tidak bisa melakukan sesuatu. Di ingatan saya, ada ketakutan di mana Frances akan tumbuh menjadi orang yang suka menyakiti diri sendiri, rocker yang putus asa dan mati seperti yang akan saya alami.

Menyayangi orang lain membuat saya merasa nyaman.Ternyata saya masih mendapat berkat untuk menyayangi manusia.Sejak kecil saya telah diajarkan oleh hidup untuk membenci manusia. Itu disebabkan karena manusia diberikan jalan untuk itu. Rasa empati yang datang pada setiap diri manusia kemudian mendorong saya meminta maaf sebelumnya atas apa yang pernah dan akan terjadi.

Terima kasih atas semua kesulitan yang pernah saya buat dan membawa beban bagi semua orang. Dan ingatlah, lebih baik mati ketimbang harus lari dari kenyataan. Peace, Love, Empathy. Kurt Cobain....

Tuesday, December 20, 2005

my great motors Posted by Picasa

Antara Fujitsu dan Hongkong

well, sebenarnya gw lagi males bgt nulis blog, haree geeneee,,,,,,,,,!!!!!! but, gw dah janji ma blog gw untuk ngisi dia tiap hari (kecuali klo libur, itu yang gak boleh di tawar-tawar).....Mana tadi abis chatting ma temen-temen, jadi malas bikin berita...heheheheehheehehehh........
Gw pengen bgt beli laptop neeh....kayaknya ada yang murah, kebetulan laptop itu gw liat diulasan Kompas,....mereknya Fujitsu......sekitar 3 jeti kayaknya.....asik kan klo lagi di kafe, pengen nulis ada fasilitas,,,,,gw pengen yang mungil kayak gw....hihihihihihiih, dan punya pemutar musik bluetooth jadi gw bisa nampang dan jadi keren....hihihi.....

Tapi, gw juga mau beli kamera digital plus hp terbaru...gile, tabungan gw bisa abis.....klo gw turutin, si peramal dari www.astaga.com akan menang, soalnya dia bilang gw cewek boros, liat barang bagus beli....hati-hati keuangan terganggu. Gile, dia tahu aja soal gw......pan hari geeneee gw kan gak ketemu ma dia (Sara Freder itu)

Sudah deh,,,,,gw ampe capek bgt mikirn yang mana mesti ge beli. -padahal, gw juga mau liburan cuti tahunan, ke singapura gitu atau hongkong.....kebetulan AirAsia lagi bagee-bagee kursi gratis kan asik....ke hongkong, ke cina aduh,,,,ngiler.....kok gw bukan jadi anaknya si Bill Gates aja ya??????

Hahahahhahaahahhaha
Lucunya, pas lagi chat di paltalk gw disebut istrinya Bill Gates. Are you wife of Bill gates???? why u supported Jews??????gile.....nih merekan yang aliran ekstrim..gw bilangin aja gw cuman percaya sama Allah, gak sama aliran-aliran yang ada di muka bumi......untung ada si gabriel....pan dia orangnya baek, dan jadi moderator dan manggilnya...sister widya...wuioh...asiknya.......

oke, capek nih,,,,,,berita nunggu
GBU all blogger mania

Misteri Tulisan Berbahasa Aramaik

Well, saya kira bukan hujan dan dinginnya air conditioning kantor yang membuat bulu kudukku merinding. Tapi, siapa yang bisa menyangkal bahwa alam menyimpan sejuta misteri yang selalu siap untuk diungkapkan.

Cerita ini bermula ketika saya ditugaskan oleh kantor untuk membuat tulisan soal penghargaan majalah bergengsi Time kepada tiga orang filantropi dunia, yaitu Bill Gates, Melinda Gates, dan pemusik dunia Bono dari U2 sebagai Person Of The Year 2005.

Sebagai pelengkap data, saya kemudian mencari latar belakang kehidupan ketiga orang itu yang kebetulan kesuksesan mereka diberi judul "The Good Samaritan" yang artinya Orang Samaria Yang Baik..

Saat data berhasil saya temukan, sebuah kejadian aneh terjadi. Mouse saya tiba-tiba bergerak dan menekan link yang tertulis Samaritan Aramaic. Dan seperti pancaran cahaya, sebuah gambar manuskrip tua terpampang di layar dan serta merta seluruh tubuhku seperti dialiari hawa panas yang kemudian menyentakkan saya ke belakang.

Tentu saja saya kaget. Ini hanya sebuah tulisan. Dengan cepat saya menutupnya, namun anehnya, mouse hanya bisa bergerak di area gambar manuskrip itu. Tubuh saya seperti dijalari hawa aneh dan bulu kuduk saya merinding sampai saya merasa ingin melempar komputer itu jauh-jauh dari hadapan saya.

Saya sempat berdiskusi dengan pemred yang kebetulan punya kelebihan melihat dunia yang lain. Ia mengatakan, manuskrip itu mengandung kekuatan doa maupun mantra jaman dulu yang luar biasa dashyat. Lucunya, saya sama sekali tidak mengerti isi manuskrip itu, tapi, entah mengapa saya seperti mengenal penulisnya. Sangat aneh. seperti Deja Vu.

Samaritan adalah sebuah kelompok keagamaan yang berada di bawah ajaran Yahudi. Saat ini hanya sedikit pengikut Samaritan. Kelompok ini mengklaim adalah keturunan dari gembala serta suku asli Bani Israel. Kalau ada yang penasaran dengan tulisan itu, buka situs wikipedia kemudian enter tulisan Samaritan. Pada link di bawah tertulis Samaritan Aramaic. Sebuah manuskrip berwarna kuning akan muncul di halaman itu. Pada sebelah kanan atas terdapat simbol Yahudi segi enam warna biru.

Saya tidak bisa menyertakan gambarnya di situs ini dengan alasan yang tidak bisa saya terangkan. Menurut Injil, Aramaic juga digunakan pada jaman Yesus Kristus. Bahasa Samaritan Aramaic sering digunakan ketika melakukan doa atau upacara keagamaan atau liturgi. Tidak percaya, silahkan buka situsnya...!!!

Saya yang Sedang Kebingungan

Monday, December 19, 2005

gw sempet nyuri-nyuri nih waktu mau wawancara orang. Antrian ini panjang banget. Kata seorang nyonya, dia terpaksa banting tulang nyariin ATM BNI karena semuanya penuh alias banyak banget peminatnya. Makanya, Bu, nabung di BCA aja, banyak link ATM, bisa tarik tunai, dan...lho..lho...kok gw jadi bintang iklan nih, bahaya.....Oh, ya budaya antri itu perlu karena memang kita ini bebek tertib dan suka dihalau...Foto ini gw ambil di ATM BNI Cabang UNHAS Makassar Sulsel, Senin (19/12). rata-rata mahasiswa sih dan ABG...Stttt....gak ada cowok cakep...yang ada cuman cewek cantik...Untung aja gw bukan biseks kayak Angelina Jolie.....Cintaku untuk Maksim....Huauauauauauauauauauauauauauauauaaaa............

Posted by Picasa

Soine

Gile, gw cari ampe mampus, Soine kagak dapat-dapat. Wuih....dengernya sih pas diputar di MTV. Tapi, gw cuman bisa dengerin doang, kagak bisa pantengin soalnya lagi kerja di kantor.....nasib....

Gw Browse juga kagak dapat-dapat. Yang Nemu malah John Soine, pebisnis gitu. Kayak sade gitu....malah bikin enak telinga. Orangnya juga rada cuek. Wah, si Maksim ada saingan nih...heheheheeheheh....:)

Ngubek toko kaset ampe bersitegang dikit ma penjaga toko gw lakuin, yang penting Soine dapat, or, gw salah baca???? Soalnye, tipi-nya kejauhan sementara mata gw rada minus gitu (kalau cowok cakep sih, mata minus gak mempan, hihihihi).

Sekarang, gw dah bilang sama Maksim,"Sayang, gw gak berpindah ke lain hati, tapi, cuman mau selingkuh ben......tar aja sama si Soine, soalnya, suaranya ciamik, pinter main piano lagi.....kamu kan cuman pinter piano doang...."


Soine,,,,,,,,,,,,

Wednesday, December 14, 2005

PENIS MEMBAWA AIDS BAGI PEREMPUAN

Dengan tubuh yang renta dengan kulit yang melekat pada tulang tanpa daging, perempuan itu berusaha menarik nafasnya. Penderitaannya makin bertubi-tubi ketika segenap kerabatnya meneteskan air mata seolah memberi penegasan umur hanya tinggal menghitung waktu...

Anak yang dicintainya pun menolak beringsut ke pelukannya. Bocah kecil itu memilih berlarian di luar ruangan ketimbang menyaksikan wajah kurus ibunya yang berusaha menahan sakit dan tangis......

Tapi, inilah arti sebuah ketidak berdayaan seorang manusia. Sang kehidupan telah memilih waktu yang tepat untuk seorang perempuan bernama Rismawati, pengidap ODHA (orang dengan HIV AIDS).

Ia tidak pernah meminta untuk hidup dengan cara seperti itu, sama ketika Tuhan telah menetapkan batasan umur manusia. Karena, hanya kehendak ilahi-lah yang berlaku. Tapi, ketidak mengertian, sistem masyarakat yang masih primitif telah menyeretnya menjadi salah seorang ODHA.

Ia, seorang perempuan Timur dengan aturan yang mengekang serta membatasi perempuan kini meregang nyawa. HIV yang tertancap di setiap sel-selnya di bawa oleh suaminya yang doyan bermain perempuan.

Sesuatu yang sangat ganjil memang telah terjadi di masyarakat kita. Ketika perempuan melakukan affair dengan lelaki lain serta merta masyarakat kemudian melaknatnya. Tapi, ketika seorang lelaki yang seenak perutnya memasukkan penisnya ke vagina perempuan lain, masyarakat menutup mata dan menganggap itu hanya kesalahan kecil yang tidak usah dibicarakan.


Rismawati, aku mengenalnya, dalam sebuah masa di mana aku pun tidak bisa menolongnya. Ia tidak mengenalku tapi mungkin saja ia tahu bahwa ada jutaan perempuan yang akan menangisi nasibnya beserta kekhawatiran yang menggunung. Akankah mereka juga akan bernasib sama.

Risma, yang tidak bisa menolak melakukan hubungan seksual dengan suaminya meski suaminya sudah positif AIDS kini tinggal menangkupkan jarinya di atas dada, mungkin, dengan harapan yang sederhana agar perempuan lain tidak akan mengalami nasib yang sama dengan dirinya......

suatu ketika, di rumah sakit Wahidin Sudiro Husodo, Makassar, Lontara I, kamar 4, pukul 14.30 wita.....

AGAINTS ABUSE FOR WOMEN......PREVENTIF WOMEN FROM HIV AIDS

NB: Aku tiba-tiba menghilang di antara kesenyapan senja dan kebisuan beku hujan

Monday, December 05, 2005

suatu saat di hatiku....

Suatu saat aku akan jujur pada hatiku
Tentang sebuah harapan dan kesepian yang pernah hadir di antara asa dan kesedihanku
Mungkin bukan saatnya menjawab semua pertanyaan tentang keterasinganku yang menghampa...

Namun, di sudut keraguanku ini, aku menemukan sebuah harapan tentang kekokohan Gunung Fujiyama yang dingin dan menyembunyikan banyak kekuatan. Aku akan belajar tentang makna penantian dan kesetiaan seorang Khalil Gibran terhadap kekasihnya, Selma Kharamy, perempuan cantik yang dicintai namun tak sempat ditemuinya.....

Aku akan mencari sepotong hatiku yang hanyut di belahan bumi lain.....

my willow time

Posted by Picasa

Saturday, December 03, 2005

life is gonna be okay

Posted by Picasa

still being for my self

Posted by Picasa

Saturday, November 26, 2005

Betapa Hidup Ini Indah.....!!!!!!!

Saat menoleh ke belakang, ada banyak cacat dan perih yang tercacah di sepanjang perjalanan hidupku. Aku berkaca dari mata waktu dan melihat betapa banyak kesedihan yang kutorehkan ke tubuh bumiku yang renta......
Sejenak aku terdiam oleh kemarahanku sendiri dan menyesali semua apa yang kusampaikan kepada suara langit tentang pembangkanganku......
Tak perlu aku risaukan, karena sebuah suara berhembus di telingaku dan menenangkan perasaanku yang galau.....
Aku tahu, ini bukan waktunya memperdebatkan hal yang tidak masuk akal, karena aku bukanlah santa yang menjadi martir bagi langkah sang raja untuk segera pergi ke medan perang yang dashyat....
aku ingat kisah Goliath yang dikalahkan sang David, bungsu dari keluarga Yesaya. Ketika mayoritas dikalahkan oleh minoritas, dan aku bukanlah David, sang penolong di antara perang melawan Palestina dan Israel. Aku hanya seorang perempuan bernama Widya dengan setumpuk harapan tentang sebuah kebebasan hidup, cinta yang tulus dan tanpa pamrih, serta sebuah sapaan kepada kekasih sejatiku, setiap pagi "Betapa Hidup Ini Indah, sayang!!!!!!

Be My Own
Widya

Friday, November 25, 2005

Dearest My Rain....Fall on Me, ever

Ketika kembali membuka lembaran blog ini, aku senantiasa seperti melihat kembali ke masa lalu, ke dalam diary usang, menelusuri alur debu yang setia menjadi penengah di antara jeda lembaran itu.....
Jauh, aku merasa seperti baru kemarin aku melihatnya, menggoyangkan jemariku di atas tuts keyboard seraya memandang ke luar jendela, dan berharap hujan segera turun menyejukkan bumiku yang panas.....
Kini, hujan telah turun dan aku seperti merasa baru kemarin aku menyampaikan harapan itu. Seperti harapanku terhadap sebuah kebahagian dan masa depan. Meski aku sendiri tidak mengerti mengapa pertanyaan tentang harapan itu tiba-tiba datang ketika aku berada di hadapan meja komputer dan berupaya membangkitkan imajinasiku tentang keindahan sebuah masa kini.
Karenanya,,,,,,,
aku selalu merindukan kekasih sejatiku yang kini jauh berada di antara ada dan tiada. Kerinduanku kepada hujan disebabkan karena ketika derainya mengguyur tanah, aku melihat bayangan kekasih sejatiku berada di siluet genangannya, di tanah dan dingin.
Meski demikian, mistikus yang dihadirkannya membawaku ke sebuah perasaannya yang absurd dan sering membuatku terjaga sepanjang malam.........Aku merindukan memeluknya di satu masa dan kemudian menjawab pertanyaannya tentang sebuah angan-angan. "Kita akan menyusuri sejarah dan menorehkannya kepada anak cucu kita. Suatu saat mereka akan berbangga karena telah terlahir ke dunia untuk menjejak masa........"

Miss U ever......River of Me (my soulmate, wherever u are)

Friday, September 30, 2005

The Poem of Al Jalaluddin Rumi

The Dark comes into The Light..............luminated some places in side room. Some counterpated would be insisted. Feel badly about one thing in your soul, dont mind to explores the poem of al Jalaluddin Rumi. Please be patient......

From Al Jalaluddin Rumi, sufistik from Persian

I am only the house of your beloved,
not the beloved herself:
true love is for the treasure,
not for the coffer that contains it.
The real beloved is that one who is unique,
who is your beginning and your end.
When you find that one,
you'll no longer expect anything else:
that is both the manifest and the mystery.
That one is the lord of states of feeling,
dependent on none;
month and year are slaves to that moon.
When he bids the "state,"
it does His bidding;
when that one wills, bodies become spirit.
Mathnawi III, 1417-1424