CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Sunday, June 25, 2006

sarcofagus's life

Here I am sitting on the corner back with fullfill my hope for the next future. I had been told how difficult for being it alone. So, i put my mind into sarcofagus then left it far away from me. That's usefull, so far.

If i away from my body, i took that sarcofagus, shake it for several times and abandoned it while my heart stood up. I hope wonderfull time will be come to me, someday....

Thursday, June 15, 2006

hatiku terbagi tiga

Rasanya sulit membayangkan jika hati, cinta, dan pikiran kita terbagi kepada tiga sosok. Lantas apa yang harus aku lakukan????Meski semua teman-temanku mengatakan itu adalah tindakan bodoh dan tidak bisa dibenarkan, masalahnya adalah ini menyangkut soal hati dan kedalaman perasaan kepada sosok itu.

Mungkin yang patut disalahkan di sini adalah orang yang memperkenalkan satu-persatu sosok ini. Tapi, di dasar hatiku yang paling dalam, aku malah bersyukur meski aku sendiri tak tahu apa yang harus aku lakukan jika mereka ini saling berhadapan. mungkin aku hanya akan menangis di sudut kamar sambil menatap sendu ke arah televisi.

Televisi? Tentu saja televisi yang menayangkan siaran langsung Piala Dunia 2006 di mana tiga jagoanku yaitu Italia, Inggris, dan Republik Ceko saling bertarung untuk memperebutkan perhatianku, heheheheheh (PD aja lagi, biar aku disorakin sama teman kantor.

Berbicara soal Italia, hm...dia adalah sosok yang sangat lambat dalam melakukan move-move dan penuh perhatian dalam setiap keputusan yang diambil. Tapi, aku sangat kagum atas kesabarannya dalam menghadapi sagala situasi yang sangat menekan psikis. Sayangnya, ia terlalu berhati-hati dalam setiap tindakan dan takut mengambil resiko. Lihat saja ketika gol kemenangannya atas Ghana. Pelit banget deh menunjukkan rasa sayangnya kepadaku (ihik..ihi....k)

Berpaling ke Inggri, wuih, si tampan yang selalu mengembangkan sayap meraknya yang indah dan simbol flamboyan kuta menangkap dalam setiap gerak-geriknya. Dia sangat memesona, berani mengambil resiko bahkan tak punya perhitungan sama sekali. Tetapi, dia sosok yang romantis dengan keindahan dari permainan lapangannya yang kadang-kadang sangat keras dan tidak peduli jika kartu merah teracung kepadanya. Yang penting, ia akan dipuja oleh sang pencintanya.

Sementara Republik Ceko.... Dia sangat luar biasa, akurasi permainan yang tepat,kemampuan mengolah bola di lapangan, ditambah kematangan emosionalnya membuat jiwa ini terasa damai dalam pelukannya. Sayangnya, ia sangat kaku dan sangat tidak romantis. Lihat saja ketika ia menaklukkan timnas AS dengan 3-0.

Tapi, sudahlah, inilah resiko yang harus saya ambil. Oke, sekarang nonton Inggris melawan Trinidad Tobago.

Thursday, June 08, 2006

here we come

Fever is beginning. Almost 10 billion people will see the greatest tournament in the world, World Cup (WC) 2006 in Germany. I had attacked either, hehehehhe. As my job, i will swimming on that event and let my hours a least one month confiscation.

in Makassar, fever still on that rock. The community prepared for their team. A Half of them wore their favorite costume. Hmm, make the sweat dan Let's it Started. Go !!!! it is Time of Our LIves.......BabE

Friday, June 02, 2006

leaving my soul on the night

it's very late night when days light often pale at me. I occured my self and found it so confused. I thouhgt will ben glad if i turn around and back to my sweet memories from the past.

I pretended live so easily to swim, but, on my reality this so odd. Then, my eyes blinked while winds swinging on my whole body. I was so afraid if my past had been told by history. But, who was knowing what's gonna happen the next. Nobody knows. I am surely very well.

Then, i decided typed my feeling on my computer and send to world wide web. I just want cyber world will be healing my losting heart a little bit. No more hope for other wishing.


Be loved for my soulmate, whereveer you been, still love and missing you

Thursday, June 01, 2006

kemarin masih sama

Apa yang berbeda antara agama yang satu dengan yang lain. Rasanya, semuanya sama. Semuanya mengarah kepada kecintaan kepada Sang Khalik, Yang Maha Hidup,dan Raja segala manusia. Tapi, adakah yang lebih buruk dari seorang umat yang dengan mengatasnamakan kecintaan kepada Tuhan rela membunuh nyawa yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia.

Rasanya, sangat menyebalkan jika sekelompok "oknum" yang berjubah pemuka agama membelokkan sesuatu demi kepentingan politik dan kelanggengan kekuasaan mereka.Saya melihat, ada banyak korban atas, meminjam kosa kata saya sendiri, bahwa orang-orang itu dengan iseng menggunakan sebait ayat dari kitab suci demi hawa nafsu mereka.

Saya tak ingin menyitir ayat dari agama manapun karena seperti pengalaman saya sebelumnya, berbicara dengan "ulama berjubah" seperti itu hanya akan membuat diri kita membenturkan diri ke tembok. Tak akan ada diskusi karena ujung-ujungnya mereka hanya mengatakan, jika saya melawan dogma-dogma agama yang telah dipertahankan selama ratusan tahun, itu berarti saya munafik dan seorang yang murtad.

Lantas, jika mereka merasa bisa memurtadkan seseorang dengan pengalaman dan pengetahuan mereka tentang agama, apakah mereka tak berpikir bahwa Tuhan memberikan batasan pemahaman kepada manusia. Kekuasaan manakah yang diberikan Tuhan kepada manusia yang dengan entengnya menuduh seseorang murtad dan lari dari ajaran agama. Hanya Tuhan yang berhak memberikan vonis kepada hambanya tentang hubungan transedental seorang hamba dengan Diri-Nya. Karena, agama adalah hubungan batiniah dan wilayah pribadi yang hanya bisa dijamah oleh individu yang diciptakan Tuhan untuk Diri-Nya.

Saya kemudian berkesimpulan, bahwa memang tak ada yang berubah hari ini yang masih sama dengan hari kemarin. Penistaan perempuan dengan rancangan undang-undang yang entah kenapa saya lebih melihat warna politis di belakang ketimbang nilai agamis yang hendak diembannya.

Wednesday, May 24, 2006

my halusination

kepalaku rasanya sangat berat, kemarin malam, Selasa (23/5),sekitar pukul 03.00 dini hari. Hanya saja, aku tidak bisa menenangkan perasaanku meski aku telah menelan pil penenang sebanyak dua kali. Bayang-bayang dari gambaran siluet kamarku seperti bergerak perlahan dan aku sama sekali tidak bisa membayangkan jika obat penenang ternyata tak bisa membuatku menghilangkan rasa sakit kepala yang terus menderu di sudut telingaku.

Aku sendiri tidak tahu apa sebenarnya yang menimpa perasaanku ini, seperti sebuah fatamorgana yang tak lekang dan selalu menguntit setiap langkah-langkah malamku. Ketika aku berusaha mengatasinya, yang muncul malah halusinasi tentang sebuah ular besar yang membelitku hingga tak bisa bernafas.

Aku hanya berharap, semoga pekan-pekanku selalu terisi dengan tidur nyenyak dan impian indahku bersama sang kekasih. Aku tak ingin merusak keindahan itu oleh mimpi buruk dan halusinasi semu yang selalu menghantui

widya for my sweet heart forever "R"

Thursday, April 27, 2006

willing your time, friend

aku mendapat kabar dari teman jauh. Sebuah kabar bagus menurutku. Karena, hal itu sudah lama aku harapkan. Aku menjadi ingat sebuah pepatah bahwa seseorang tidak akan pernah menjadi besar jika ia tidak pernah mengalami kegagalan sebelumnya. Dan aku sangat menghargai teman jauh itu yang bisa melewati masa-masa sulitnya dan aku berterima kasih kepadanya karena keputusannya itu telah membuat saya bisa tidur nyenyak dalam malam-malam selanjutnya.

Seperti apakah kesulitan yang dihadapinya itu, cukup aku, dia, dan Tuhan saja yang tahu. Karena, yang membuatku bahagia (mungkin salah satu kado terindah dalam hidupku) adalah dia memberikan doa untuk kebahagiaan hakikiku untuk pasanganku di dunia dan akhirat. Ketika dia mengambil keputusan itu, sejujurnya dalam hati, aku sangat terharu karena aku tahu bagaimana hatinya yang sebenarnya.

Hanya saja, aku sering meyakinkan dirinya bahwa hidup ini akan senantiasa berlanjut. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi kemarin ketika ia berada di hari sebelum kejadian itu, seperti tak ada satu pun yang bisa memastikan apakah kemiringan matahari pada hari H jam D hari ini berada dalam posisi yang sama dengan hari sebelumnya.

Yang aku tahu, dia orang yang sangat baik dan aku sangat yakin Tuhan akan selalu memberikan jalan terbaik padanya. Bukankah, orang-orang yang menyayanginya senantiasa mengirimkan doa keselmatan dan kebahagiaan baginya.

Mungkin Tuhan punya jalan lain, dan seperti dalam pesan yang sering dikirimkannya kepadaku, bahwa ia tidak punya kuasa apapun dan aku pun demikian adanya. Aku hanya mencoba menjelaskan mungkin dengan sebuah bahasa yang sangat halus agar tak satupun yang merasa terluka bahwasanya, jalanku memiliki rel yang berbeda dengan orang lain dan aku telah ditakdirkan untuk merasakan kedamaian dengan seseorang yang tentu saja bukan teman jauhku itu.

Meminta maaf, mungkin hanya itu yang bisa kukatakan untuk teman jauhku itu, semoga semua akan menjadi baik. My Friend, friendship always forever.....!!!!!!!!

Sunday, April 16, 2006

none

Tak ada yang menyadari sejauh mana kesepian akan bisa bertahan di hati seorang. Aku tahu tidak semua orang bisa merasakan kengerian yang terkandung dalam sebuah asa. Tapi, siapa yang tahu bahwa hidup bisa begitu kejam telah mencabik-cabik hati seorang anak manusia dan mungkin ini sebuah tanda bahwa hidup memang harus senantiasa dinikmati.
Semoga bisa menjadi pelajaran

Thursday, March 23, 2006

the burning shore

Tiap orang memiliki kenangan tersendiri terhadap berbagai jenis film dalam kehidupannya. Jika ada yang memang tidak menganggap sebuah film itu memiliki makna yang penting, sebuah kehormatan karena ia melakukan perbedaan dari banyak orang.

saya ingat, ketika TVRI masih menjadi satu-satunya stasiun televisi yang sinyalnya sampai ke kota kecilku. Kala itu, aku masih berusia 15 tahun, ketika aku masih duduk di kelas satu SMA sekitar tahun 1995.

Kalau itu, TVRI menayangkan sebuah serial yang berjudul "The Burning Shore" yang pembuatannya dilakukan tahun 1991. Aduh, aku langsung jatuh cinta dengan jalinan serial film itu. Derek De Lint yang bermain apik di serial "The Legacy" mampu memerankan seorang tokoh yang jatuh cinta pada perempuan aristokrat bernama Centaine De Thiry yang sombong sekaligus tangguh dan dimainkan dengan sangat bagus oleh Isabelle Gelinas.

Eksotisme Afrika dibalut kisah cinta yang mengharu biru itu makin mencekam ketika mereka memperebutkan tambang emas dan dua anak Centaine dari ayah yang berbeda saling berseteru.

Dulu, aku selalu menyalahkan Centaine yang membiarkan laki-laki lain menderita karena cintanya. Tapi, seiring waktu berlalu, aku akhirnya menyadari sebuah jawaban dari sikap Centaine, bahwa cinta bisa datang kepada siapa saja, tidak peduli apakah cinta itu akan menyakitkan atau tidak.

Hingga kini, kisah itu masih terbayang-bayang di pelupuk mataku dan mengingatkan aku pada seseorang yang dengan setia menanti walau ia tahu aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk membalas cintanya.

Well, kisah cinta abadi akan selalu hadir dalam setiap episode kehidupan manusia walau ketika saat itu datang, maut telah lebih dahulu mendeklarasikan cinta itu.

Saturday, February 25, 2006

Kebisuanmu

Jalan ini sudah terlalu panjang untuk kulalui
Tiada terkira aku akan menjadi bisu
sesaat ketika kutanya dan kau berlalu

Mungkin ini sudah menjadi jalanku
selalu berada di persimpangan semu
dan buram cahayaku seperti pertanda
kesuraman kasihku

Tak ingin lagi berjalan di jalan ini
karena mengingatkanku pada bayang senyummu di awal senja
Tak ingin lagi mengingatimu
Jika setiap malam hatiku terikat padamu

Biarlah kupalingkan wajahku
Meski sudut hatiku menyebutimu
Tidak usah bertanya lagi
Jawabmu ada diketidakacuhanmu

Rivers of Me
Melody still gain in my strain

Friday, February 24, 2006

Kebencian Terperikan

Aku tidak tahu seperti apa sebenarnya makna kebencian itu. Bukan berarti aku tidak pernah membenci orang. Aku ingat, ketika masih kecil dan hidup di sebuah lingkungan sederhana. Anak-anak sebayaku selalu mengejekku Cina jika mereka tidak suka dengan aku.

Parahnya lagi, kadang-kadang mereka mencibir dan mengatakan Cina makan babi. Aku masih ingat, aku benci temanku itu dan kami akhirnya berdamai ketika kedua orang tua mempertemukan kami. Nama temanku itu Sinar. Hingga kini, aku tidak pernah lagi bertemu dengannya ketika keluarganya memutuskan pindah dari kota kecil tempat keluargaku tinggal.

Sepanjang ingatanku, aku berusaha memendam kebencian jika ada yang menyakiti hatiku. Sebabnya, sekali aku membenci seseorang maka aku tidak akan pernah melupakannya seumur hidupku. Meski kata almarhum bapakku, kebencian itu seperti racun yang sengaja kita minum dan membiarkannya menjalari setiap urat nadi kita. Aku tidak mau seperti itu.

Hanya saja, aku tidak suka bersikap abu-abu. Sekali hitam, ya hitam. Sekali putih ya putih. Yang aku alami mengajarkan aku banyak hal seperti sikap abu-abu manusia yang terkadang manis di depan ternyata menikam di belakang.

Akhir-akhir ini, aku merasa dalam tanda kutip bahwa semua orang menyerangku. Orang menyebutnya, mungkin, fobia, tapi aku lebih senang menyebutnya insting. Seperti beberapa hari lalu, seorang teman kantor sebut saja M menyerangku. Aku awalnya, tidak menanggapi namun aku melihat ada sebuah agresitivitas dalam nada bicara yang kemudian membuatku bersikap defensif kepadanya.

Aku sudah mulai merasakannya sejak lama. Beberapa teman kantor perempuan berbisik-bisik di belakangku. Teman-teman lelaki suka merasa aku terlalu diperhatikan oleh bos. Padahal, kalau saja mereka sadar,dalam sebuah perusahaan profesional, yang ada adalah tanggung jawab, kerja keras, serta kecerdasan, dan satu persen mungkin keberuntungan.

Kamis (23/), aku meninggikan suaraku kepadanya karena ia sudah menjatuhkan diriku. aku tidak ingin terpancing tapi dia harus diberi sebuah garis tegas bahwa aku bisa saja melakukan apapun meski aku perempuan. Kalau ingin berantem secara fisik it's oke. Tapi, itu pilihan yang terakhir.

Di satu sisi, aku senang jika pekerjaanku dihargai tetapi di sisi lain, aku merasa jurang kecemburuan di kantor makin melebar. Terlebih jika kantor mempercayakan beberapa tugas penting kepadaku.

Aku pernah mempertanyakan kepada redaktur di kantor soal pembebanan itu. Tetapi, dengan singkat ia menjawab bahwa ada beberapa pekerjaan yang hanya bisa ditangani satu orang dan jika didelegasikan malah membuat pekerjaan itu tidak akan jadi.

Aku hanya berdoa, sesuai dengan keyakinanku, agar aku bisa menjalani hidup sesuai dengan prinsip yang aku pegang sampai aku mati.

For River of Me
Always Inspiring

Monday, January 09, 2006

snow in April date

well,
musim panas telah berlalu seiring dengan datangnya gemercik suara air yang terbawa musim hujan di awal tahun. Mungkin sebuah pertanda akan tetap hadir di sebuah masa bahwa peralihan ini akan tampak seperti sebuah hidup yang berarti.
Aku belum pernah merasakan musim salju. Tapi, seperti sebuah perkabaran, musim itu selalu melambungkan kedamaian sperti damai Natal yang selalu dibawanya. Terbayang lagu White Christmas yang syahdu mengalun di sela-sela pepohonan rimbun dan menunggu Fajar datang.....
Kata siklus alam, hari akhir April merupakan akhir dari musim dingin dan menuju musim semi. Semoga April ini akan menjadi ajang kebaikan dan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia.

Thursday, January 05, 2006

Kepada Kakek Tua, Maafkan Aku

Saat ini, aku merasa perasaanku sangat hancur dan ketika berusaha mengangkat wajah, aku tahu, bayangan perasaan bersalah akan seakan menampar wajahku. Tapi, seperti kata pepatah, apa arti sebuah penyesalan, toh, kosa kata itu diciptakan untuk menggambarkan kejadian masa lalu yang tak perlu diperdebatkan lagi meski hati nurani sering mengetuk dan berharap agar masa lalu bisa diulang lagi. Sekali saja.

Suatu sore, matahari begitu ramah menyapa setiap orang dan semua dalam keadaan bergegas karena metropolitan tak ingin ada kemalasan di kehidupan masyarakatnya. Aku pun dalam keadaan tergesa berangkat menunaikan tugas yang membuatku masih tetap hidup hingga saat ini. Aku dibayar untuk pekerjaan itu.

Perlahan, aku melihat sosok tubuh terbungkus kulit keriput dengan baju yang lusuh. Kakinya, agak sedikit bengkok dan jalannya tertatih tanpa alas kaki. Aku melihatnya sekilas dan, yah, aku tahu sebagai manusia aku sedikit iba dengan sosok itu.

Rambutnya memutih dengan janggut yang juga putih keperakan. Ia kelihatan kebingungan. Ia melihat ke arahku sekilas. Anehnya, ada banyak orang di sekitar itu dan ia memilih akan bertanya kepadaku. Dengan refleks aku menghindar (mengira ia adalah orang gila dan sering mengganggu pejalan kaki) dan tanpa sengaja,mataku melihat tangannya menggengam amplop berwarna putih dan coklat. Tapi, aku sudah naik ke kendaraan dan tiba-tiba aku menangis dalam hati.

Sekilas aku melihat, ternyata ia berusaha menyeberang jalan dan lalu lintas terlalu padat. Barangkali ia baru saja mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dan ia akan ke rumahnya memberitahukan keluarga dekatnya. Wajahnya, masih kebingungan dan.......aku tahu ini akan mengikutiku sepanjang hidup. Perasaan bersalah yang barangkali akan terus hidup hingga ajal datang menyapa
PS:
Kepada kakek tua, aku minta maaf dan mohon engkau melupakan semua kesalahanku

Tuesday, January 03, 2006

makna sebuah keteguhan hati

Kadang aku bertanya dengan naif,seperti apa gambaran keteguhan hati itu. apakah ketika kita melihat pendar lampu di tengah pulau yang terpencil dan kemudian berusaha menggapainya dalam ketabahan meski nafas hanya tinggal setipis benang di tenggorokan.....

Aku menemukan keteguhan hati pada seorang lelaki yang kukagumi. Sorot matanya yang dalam memberi aku isyarat dan yang kutahu menyimpan banyak kesedihan namun tak kuasa ia luapkan dalam samudera pengertianku.

Suaranya terdengar dalam alunan dingin malam yang beku, menggerakkan dedaunan yang basah oleh hujan yang turun sepanjang pagi. Aku ingin merengkuhnya berusaha menenangkannya di dalam pelukanku. Tapi, aku tahu, ia terlalu kukuh untuk sebuah keteguhan hati.

Tak sadar, aku seolah mencium wangi rambutnya menjelang tidur malam. Bukan tidur malam, sesungguhnya, tapi, tidur menjelang siang karena aku terjaga sepanjang malam memikirkan kerinduan yang akan terbagi kepada kami saat perjumpaan.

Aku selalu percaya pada kata hati. Paulo Coelho yang mengatakannya padaku melalui bukunya, The Alchemist. Keyakinan ku itu akan selalu akan aku pegang meski kadang cinta adalah perangkap dan saat ia datang pada kita ia hanya akan nampak sebagai nyanyian nina bobo yang menyejukkan.

Tapi, aku sadar, ada sisi gelap dari sebuah kisah cinta umat manusia. Mungkin tidak semua mengalami sisi buruk dari kemurnian cinta. Tapi, tangan takdir akan memilih siapa saja yang akan menyelami kegelapan dari cinta. Hanya saja, siapa yang akan peduli dengan penderitaan cinta yang sudah ada sejak manusia diciptakan Tuhan dari cinta-Nya.

Cinta, penyakit yang tak seorang pun ingin meminum obat penawarnya. Cinta yang tak seorang pun ingin berlari dari jangkauannya. Karena cinta yang mengisi jiwa manusia adalah roh cinta dari Sang Maha Pencipta. Dan aku berteguh hati pada cinta yang kupilih.

Keteguhan hati adalah sebuah pilihan dan aku menghargai ketika pilihan itu akan meninggalkan jejak yang mungkin saja melukai perjalanan nasib manusia. Dalam tulisanku ini, aku mengirim sebuah pesan kepada lelaki-ku yang kini memainkan jemarinya menembus jaring hidup yang teramat kusut. gracias my senior, doing all the best.....

Widya for my soulmate, everlasting foerever

Monday, December 26, 2005

somewhere where u leave behind Posted by Picasa

Wednesday, December 21, 2005

Kurt Cobain, sang idola yang tak munafik!!!!!!!

Ketika kepuraan-puraan menjadi bagian dari semua hidup manusia, terkadang manusia menganggapnya adalah bagian dari sebuah gaya hidup. Sikap kekanak-kanakan ditambah keinginan untuk mendapat penghargaan terkadang membuat seseorang sangat ingin dipuja seumur hidupnya....

Saat Kurt Cobain dinyatakan tewas April 94 lalu, aku masih SMA di sebuah kota kecil. Waktu itu, aku belum menangkap mistikus seorang Kurt yang memiliki jutaan fans di seluruh dunia melalui kelompok musik Nirvana. Sejujurnya, aku gak tahu aliran musik grunge itu, soalnya, aku lebih asik dengan alunan musik klasik serta agak sedikit pusing jika mendengarkan musik itu.....

Tapi, aku sadar mistikus seorang Kurt, yang mencintai penggemarnya, istrinya, dan putri semata wayangnya....Frances....Dalam tulisan tangan yang ditinggalkan Kurt untuk keluarganya, nampak "kejeniusan" seorang Kurt dalam menyusun kata-kata meski dalam coretan tangan yang amburadul.....

Surat itu ditinggalkan untuk Boddah, sahabatnya......Terjemahan bebasnya begini.....
To Boddah
Dari kekeluan lidah yang terucap, ada banyak hal sederhana yang seharusnya dikebiri karena terlihat sangat kekanak-kanakan. Catatan ini semestinya sangat mudah untuk dipahami oleh orang. Seperti banyaknya peringatan dari kejadian musik rock dalam beberapa tahun terakhir ini.

Sejak pertama kali saya mengenal musik, harus kita katakan, kadangkala etika terkait dengan kemandirian jiwa dan tekanan dari komunitas yang melahiran banyak kejadian. Selama ini, saya tidak pernah merasakan kepuasan bermusik, menciptakan musik, selama dalam beberapa tahun terakhir ini.

Dan saya harus mengakui, saya merasa bersalah atas kondisi ini. Contohnya, saat kita berada di belakang panggung dan ketika cahaya telah dipadamkan dan eforia musik mulai dikumandangkan. Itu sama sekali tidak memberikan sesuatu apapun kepadaku. Seperti mungkin yang dirasakan Freddy Mercury sebelumnya.

Kesukaan dalam cinta dan pemujaan dari jutaan fans yang ada di depan yang seharusnya membuat saya tersanjung dan merasa pongah. Pada kenyataannya, saya tidak bisa berbohong terutama kepada engkau bahwasanya sebuah kejahatan yang luar biasa jika saya berpura-pura di hadapan orang bahwa saya bergembira dengan semua yang saya lakukan.

Kadang kala saya berpikir, seharusnya saya hentikan saja waktu sebelum saya meninggalkan semua gemerlap ini. saya telah berusaha sekuat tenaga saya untuk membuat sebuah apresiasi dan saya melakukannya, Demi Tuhan, saya melakukannya...dan ternyata itu belum cukup....

Ketika saya semakin berusaha memuaskan banyak orang, saya terpaksa harus berpura-pura menjadi orang yang pantas dikagumi karena sayalah yang layak untuk mereka kagumi. Di balik itu, saya hanyalah seorang yang sangat sensitif dan saya membutuhkan waktu untuk melepaskan rasa yang telah mati untuk mendapatkan kembali rasa antusias yang menggebu ketika saya masih kecil.

Dalam penampilan tiga jam kita saya sudah merasa lebih baik (dalam acara saturday night live, Nirvana tampil selama tiga jam.....pagi-pagi....tubuh Kurt ditemukan tergeletak di luar rumahnya dengan sebuah senapan. Ia dinyatakan bunuh diri)

Tulisan ini saya dedikasikan untuk orang-orang yang saya kenal dan penggemar musik Nirvana, hanya saja, saya tidak bisa melepaskan diri dari rasa frustasi, bersalah dan empati pada semua orang karena pada dasarnya saya sangat menyayangi semua orang sehingga membuat saya sangat bersedih. Kesedihan yang menggeliat, rasa sensitif, laki-laki pisces, dan umat dari Jesus.

Mengapa itu tidak membuat saya sangat enjoy??? saya sendiri tidak tahu...padahal, saya juga memiliki seorang istri yang penuh ambisi dan seorang putri yang selalu mengingatkan saya banyak hal tentang apa yang saya lakukan beberapa tahun silam.

Akan ada banyak cinta dan ciuman kebahagiaan untuk dia (Frances) karena setiap orang yang akan ia temui adalah orang-orang baik dan tidak akan menyakitinya. Betapa sulitnya membayangkan sebuah keadaan di mana saya tidak bisa melakukan sesuatu. Di ingatan saya, ada ketakutan di mana Frances akan tumbuh menjadi orang yang suka menyakiti diri sendiri, rocker yang putus asa dan mati seperti yang akan saya alami.

Menyayangi orang lain membuat saya merasa nyaman.Ternyata saya masih mendapat berkat untuk menyayangi manusia.Sejak kecil saya telah diajarkan oleh hidup untuk membenci manusia. Itu disebabkan karena manusia diberikan jalan untuk itu. Rasa empati yang datang pada setiap diri manusia kemudian mendorong saya meminta maaf sebelumnya atas apa yang pernah dan akan terjadi.

Terima kasih atas semua kesulitan yang pernah saya buat dan membawa beban bagi semua orang. Dan ingatlah, lebih baik mati ketimbang harus lari dari kenyataan. Peace, Love, Empathy. Kurt Cobain....

Tuesday, December 20, 2005

my great motors Posted by Picasa

Antara Fujitsu dan Hongkong

well, sebenarnya gw lagi males bgt nulis blog, haree geeneee,,,,,,,,,!!!!!! but, gw dah janji ma blog gw untuk ngisi dia tiap hari (kecuali klo libur, itu yang gak boleh di tawar-tawar).....Mana tadi abis chatting ma temen-temen, jadi malas bikin berita...heheheheehheehehehh........
Gw pengen bgt beli laptop neeh....kayaknya ada yang murah, kebetulan laptop itu gw liat diulasan Kompas,....mereknya Fujitsu......sekitar 3 jeti kayaknya.....asik kan klo lagi di kafe, pengen nulis ada fasilitas,,,,,gw pengen yang mungil kayak gw....hihihihihihiih, dan punya pemutar musik bluetooth jadi gw bisa nampang dan jadi keren....hihihi.....

Tapi, gw juga mau beli kamera digital plus hp terbaru...gile, tabungan gw bisa abis.....klo gw turutin, si peramal dari www.astaga.com akan menang, soalnya dia bilang gw cewek boros, liat barang bagus beli....hati-hati keuangan terganggu. Gile, dia tahu aja soal gw......pan hari geeneee gw kan gak ketemu ma dia (Sara Freder itu)

Sudah deh,,,,,gw ampe capek bgt mikirn yang mana mesti ge beli. -padahal, gw juga mau liburan cuti tahunan, ke singapura gitu atau hongkong.....kebetulan AirAsia lagi bagee-bagee kursi gratis kan asik....ke hongkong, ke cina aduh,,,,ngiler.....kok gw bukan jadi anaknya si Bill Gates aja ya??????

Hahahahhahaahahhaha
Lucunya, pas lagi chat di paltalk gw disebut istrinya Bill Gates. Are you wife of Bill gates???? why u supported Jews??????gile.....nih merekan yang aliran ekstrim..gw bilangin aja gw cuman percaya sama Allah, gak sama aliran-aliran yang ada di muka bumi......untung ada si gabriel....pan dia orangnya baek, dan jadi moderator dan manggilnya...sister widya...wuioh...asiknya.......

oke, capek nih,,,,,,berita nunggu
GBU all blogger mania

Misteri Tulisan Berbahasa Aramaik

Well, saya kira bukan hujan dan dinginnya air conditioning kantor yang membuat bulu kudukku merinding. Tapi, siapa yang bisa menyangkal bahwa alam menyimpan sejuta misteri yang selalu siap untuk diungkapkan.

Cerita ini bermula ketika saya ditugaskan oleh kantor untuk membuat tulisan soal penghargaan majalah bergengsi Time kepada tiga orang filantropi dunia, yaitu Bill Gates, Melinda Gates, dan pemusik dunia Bono dari U2 sebagai Person Of The Year 2005.

Sebagai pelengkap data, saya kemudian mencari latar belakang kehidupan ketiga orang itu yang kebetulan kesuksesan mereka diberi judul "The Good Samaritan" yang artinya Orang Samaria Yang Baik..

Saat data berhasil saya temukan, sebuah kejadian aneh terjadi. Mouse saya tiba-tiba bergerak dan menekan link yang tertulis Samaritan Aramaic. Dan seperti pancaran cahaya, sebuah gambar manuskrip tua terpampang di layar dan serta merta seluruh tubuhku seperti dialiari hawa panas yang kemudian menyentakkan saya ke belakang.

Tentu saja saya kaget. Ini hanya sebuah tulisan. Dengan cepat saya menutupnya, namun anehnya, mouse hanya bisa bergerak di area gambar manuskrip itu. Tubuh saya seperti dijalari hawa aneh dan bulu kuduk saya merinding sampai saya merasa ingin melempar komputer itu jauh-jauh dari hadapan saya.

Saya sempat berdiskusi dengan pemred yang kebetulan punya kelebihan melihat dunia yang lain. Ia mengatakan, manuskrip itu mengandung kekuatan doa maupun mantra jaman dulu yang luar biasa dashyat. Lucunya, saya sama sekali tidak mengerti isi manuskrip itu, tapi, entah mengapa saya seperti mengenal penulisnya. Sangat aneh. seperti Deja Vu.

Samaritan adalah sebuah kelompok keagamaan yang berada di bawah ajaran Yahudi. Saat ini hanya sedikit pengikut Samaritan. Kelompok ini mengklaim adalah keturunan dari gembala serta suku asli Bani Israel. Kalau ada yang penasaran dengan tulisan itu, buka situs wikipedia kemudian enter tulisan Samaritan. Pada link di bawah tertulis Samaritan Aramaic. Sebuah manuskrip berwarna kuning akan muncul di halaman itu. Pada sebelah kanan atas terdapat simbol Yahudi segi enam warna biru.

Saya tidak bisa menyertakan gambarnya di situs ini dengan alasan yang tidak bisa saya terangkan. Menurut Injil, Aramaic juga digunakan pada jaman Yesus Kristus. Bahasa Samaritan Aramaic sering digunakan ketika melakukan doa atau upacara keagamaan atau liturgi. Tidak percaya, silahkan buka situsnya...!!!

Saya yang Sedang Kebingungan

Monday, December 19, 2005

gw sempet nyuri-nyuri nih waktu mau wawancara orang. Antrian ini panjang banget. Kata seorang nyonya, dia terpaksa banting tulang nyariin ATM BNI karena semuanya penuh alias banyak banget peminatnya. Makanya, Bu, nabung di BCA aja, banyak link ATM, bisa tarik tunai, dan...lho..lho...kok gw jadi bintang iklan nih, bahaya.....Oh, ya budaya antri itu perlu karena memang kita ini bebek tertib dan suka dihalau...Foto ini gw ambil di ATM BNI Cabang UNHAS Makassar Sulsel, Senin (19/12). rata-rata mahasiswa sih dan ABG...Stttt....gak ada cowok cakep...yang ada cuman cewek cantik...Untung aja gw bukan biseks kayak Angelina Jolie.....Cintaku untuk Maksim....Huauauauauauauauauauauauauauauauaaaa............

Posted by Picasa