i have owed my on time now. My time was so tightly then i am afraid so dont have little chance looking out for something new. it was almost a week when i was promoted in my office being researcher.
For beginning, i am stunning coz i thouhgt it's my time to showing up my ability for handled the big things. But, then, i felt most people did'nt supported me and respected me. earlier, i was so desperates but for a few days later, i felt better and keep going on my work.
Tuesday, August 29, 2006
while were incognito time
dari sang pencinta Unknown pada Tuesday, August 29, 2006 0 komentar
Saturday, August 19, 2006
my-religion
Assalamua'laikum wr wb......... ..
Inilah dia rahsia as-solat, sebagai peringatan bagi yang dah tahu atau panduan bagi yang baru tahu......
1 - Niat Solat : Sebenarnya memeliharakan taubat kita dari dunia dan akhirat.
2 - Berdiri Betul : Fadilatnya, ketika mati dapat meluaskan tempat kita di dalam kubur.
3 - Takbir-ratul Ihram: Fadilatnya, sebagai pelita yang menerangi kita di dalam kubur.
4 - Fatihah: Sebagai pakaian yang indah-indah di dalam kubur.
5 - Ruqu': Sebagai tikar kita di dalam kubur.
6 - I'tidal: Akan memberi minuman air dari telaga al-kautsar ketika didalam kubur.
7 - Sujud: Memagar kita ketika menyeberangi titian SIRATUL-MUSTAQIM.
8 - Duduk antara 2 Sujud:Akan menaung panji-panji nabi kita didalam kubur
9 - Duduk antara 2 Sujud (akhir): Menjadi kenderaan ketika kita dipadang Mahsyar.
10 - Tahhiyat Akhir: Sebagai penjawab bagi soalan yang dikemukakan oleh Munkar & Nankir didalam kubur.
11 - Selawat Nabi: Sebagai pendinding api neraka di dalam kubur.
12 - Salam : Memelihara kita di dalam kubur.
13 - Tertib: Akan pertemuan kita dengan Allah S. W. T. Dari Abdullah bin 'Amr R. A., Rasulullah S. A. W.bersabda :
Senarai di atas adalah salah satu sebab mengapa orang Yahudi/Kafir tidak sukakan angka 13 dan juga Hari Jumaat. Itulah sebab mengapa mereka mencipta cerita yang begitu seram sekali iaitu " FRIDAY the 13th" jika ada di kalangan kamu yang perasan!!!" Wassalam.
"Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat..." Sebaik-baik manusia itu adalah mereka yang memberi manafa'at kepada manusia lain...
dari sang pencinta Unknown pada Saturday, August 19, 2006 0 komentar
Sunday, July 23, 2006
Kisah Si Buta dan Si Bungkuk
Saya sering mendengar orang-orang sangat bangga dengan kesempurnaan yang dimilikinya. Mata yang indah, kulit yang mulus, kaki yang jenjang, otak yang cerdas, bahkan sikap playboy-nya yang tidak ketulungan.
Jika mereka sudah memiliki segalanya sepertinya rasa tidak puas selalu berada di kepala mereka. Operasi plastik dan macam-macam, suatu hal yang jujur saja saya tidak mau mencampurinya. Itu hak yang ada pada orang yang merasa dirinya memiliki uang (barangkali juga yang kaya mendadak).
Tapi, satu hal yang selalu saya pelajari dari orang-orang tua terdahulu bahwa hidup ini adalah sebuah lembaran yang harus diisi. Alam menjadi tempat pembelajaran manusia tentang makna kehidupan yang diembannya di muka bumi.
Seperti hari ini. Saya belajar tentang makna sebuah kesabaran dan kepekaan manusia terhadap sesamanya. Bukankah Tuhan sendiri mengatakan bahwa setiap diri kita ini adalah pada hakekatnya adalah satu.
Saya belajar dari seorang laki-laki buta. Hati saya sempat tertegun ketika melihatnya duduk sendirian di atas angkutan kota dan mata yang terbuka tapi sebenarnya tak bisa melihat. Awalnya, saya mengira, ia tertidur, suatu hal yang biasa terjadi di atas angkot jika menempuh perjalanan jauh.
Tetapi, saat ia berkata," Pak, singgah di pabrik gelas (sebenarnya itu bekas pabrik gelas karena sebentar lagi sebuh trade center akan menggantikannya)," katanya, dan hati saya terenyuh ketika melihat bahwa matanya sebenarnya tidak bisa melihat.
Sang sopir angkot mengangguk, seolah tak menyadari bahwa yang mengajaknya berbicara adalah seorang yang atas kuasa Tuhan memberikan rahmat kepada dua matanya. Mengapa saya katakan rahmat, karena dengan kebutaannya itu mengajarkan kepada setiap orang tentang makna sebuah kesempurnaan kepada mata yang sehat.
Ia lalu turun dan tak terasa mata saya berkaca-kaca dan tak ingin dikatakan sok, maka saya berdoa dalam hati semoga ada yang menyeberangkannya ke tujuannya. "Puskesmas ya Pak," dan sekali lagi Pak Sopir mengangguk dan anehnya sepertinya lelaki buta itu mengerti bahasa tubuh tersebut meski tak usah dikatakan dengan penggalan susunan huruf.
Tangannya kemudian merogoh kantongnya dan dengan kedua tangan ia memilah-milah segepok uang seribuan yang lusuh dan menyerahkannya tiga ribu perak. Sang sopir mengembalikan lima ratus perak dan angkot pun segera melaju. Dari jauh, lelaki buta itu sejenak terpekur dan seandainya, ya seandainya saja, saya tidak ingin dibilang sok maka saya akan turun dan mengantarnya ke tujuannya. Tapi, saya tidak punya keberanian untuk itu karena memang saya tidak punya nyali untuk dicemooh oleh orang-orang.
Tapi, sedetik kemudian saya melihat seorang laki-laki bungkuk mendatanginya dan segera menuntun lelaki buta itu ke tujuannya. Tanpa saya sadari, tubuh saya gemetar dan berdoa semoga Tuhan memberikan rahmatnya kepada kedua orang tersebut. Saya belajar banyak hal dari ketidaksempurnaan yang diberikan Tuhan kepada manusia dan bagi saya itulah kesempurnaan jiwa yang hendak ditunjukkan Tuhan kepada saya
(Minggu, 23 Juli, pukul 17.38, Jl Cenderawasih, Makassar)
God, I Hope You Live in My Heart, Forever
Thank For Teaching Me
dari sang pencinta Unknown pada Sunday, July 23, 2006 1 komentar
Tuesday, July 18, 2006
Duh Gusti, Kejamnya Cinta
Mungkin cinta memang tidak bisa dibahasakan dengan kata-kata yang jujur. Karena semestinya cinta kadang-kadang dipenuhi dengan syak wasangka atau rasa benci, pertumpahan darah, penistaan, bahkan kalau mungkin penghinaan. Di satu sisi,cinta adalah sebuah penghambaan yang hakiki terhadap sesuatu yang semestinya barangkali akan membawa kedamaian dan kemaslahatan kepada manusia.
Cintalah yang membawa perang antara Israel Palestina, Lebanon-Israel, Syiah-Sunni,Muslim-Hindu, Katolik-Protestan, dan perang-perang lainnya. Atas nama cinta yang semstinya beraroma perdamaian malah akhirnya menjadi sebuah penistaan yang rendah.
Lihat saja, atas nama cinta terhadap tanah air, seorang tentara Israel rela membunuhi warga Palestina dan mengusirnya dari tanah kelahirannya. Atas nama cinta terhadap akidahnya, sejumlah gerilyawan Irak menculik tentara AS, memasang videonya di internet dan kemudian mengeksekusi mereka tepat di kemaluan karena pemerkosaan yang dilakukan tentara AS lainnya terhadap gadis-gadis Irak yang semuanya masih berumur di bawah 20 tahun.
Atas nama cinta pula, Forum Pembela Islam (FPI) menyerang kantor Playboy, memporakporandakannnya seolah-olah kebenaran memang ada di tangan mereka dan semua orang yang di luar garis mereka adalan persona non grata (orang yang tak diinginkan dalam istilah hukum intermasional).
Duh, Gusti, saya pernah belajar bahwa ketika Sang Khalik meniupkan rohnya ke tubuh Adam, maka semesta alam memuji Keagungan-Nya. Apakah,orang-orang yang mengatasnamakan cinta ini sempat menyelipkan sedikit saja sebuah ingatan bahwa ketika ia menghujat, membunuhi, atau menempeleng orang lain sama halnya mereka menyakiti, menghina, dan memperkosa diri mereka sendiri.
Roh Sang Agung ini telah menyatukan manusia seluruhnya dan ironisnya tak ada yang bisa membaca bahwa Tuhan akan senantiasa menguji mereka dengan pengetahuan yang mereka miliki. Apakah mereka akan membawa orang-orang ke jalan yang benar dengan pengetahuan itu atau justru malah membuat mereka menzalimi diri mereka sendiri.
Duh, Gusti, mungkin saya harus menyepi agar bisa menikmati percintaan dengan-Mu tanpa ada pretensi dan interpretasi dari orang lain.
dari sang pencinta Unknown pada Tuesday, July 18, 2006 0 komentar
Monday, July 10, 2006
Italiano, The Champion of World Cup 2006
Sepertinya inilah yang SAYA tunggu-tunggu selama ini. Timnas Gli Azzurri akhirnya bisa melihat cahaya kemenangan yang keempat. Seperti yang pernah dikatakan mantan PM Italia, Silvio Berlusconi, mengatakan bahwa Yesus akan berpihak kepada Italia. "Saya telah mendedikasikan semuanya untuk Tuhan. Sudah saatnya Tuhan memberikan kemenangan kepada Italia," demikian kata Berlusconi.
Sudah saatnya saya tidur dan menemukan kedamaian dengan kemenangan yang diperoleh Italia di Piala Dunia 2006. Adios Piala Dunia 2006. See You in South Africa at Fifa World Cup 2010.
PS: For My Lovely Boy At Somewhere, Believe in Me Just Calming Me Forever
dari sang pencinta Unknown pada Monday, July 10, 2006 0 komentar
Sunday, July 09, 2006
Akankah Italia Memenuhi Harapan SAYA
SAYA tahu kemenangan tinggal menunggu waktu, detik-detik akan akan mengunyah setiap kesempatan yang datang. Setiap hari dalam waktu sebulan itu, SAYA merasa telah memberikan seluruh hatiku dengan curahan tenaga, waktu,dan pikiran yang terasa seperti merindukan kekasih nun jauh di sana.
Akankah Italia akan memenuhi harapanku? Entahlah. Dari statistik pertemuan, Perancis lebih diunggulkan. Dalam pertemuan terakhir, di babak final Piala Eropa 2000, Perancis unggul 2-1 melalui Golden Ball.
Tetapi, dari data statistik selama penyelenggaraan piala dunia, Italia tampil dengan sangat memukau dengan gaya bermain menyerang. Sebuah keindahan sepakbola bisa disaksikan ketika Jerman bermain melawan tim Gli Azzurri itu. SAYA sangat terpukau hingga tak bisa tidur melihat kelincahan kaki mengolah bola di lapangan hijau.
Kini, setelah dua tim unggulan SAYA lebih dulu mengepak kopernya yaitu Republik Ceko dan Inggris, harap-harap cemas kembali memenuhi kepala SAYA. Dapatkah Italia membuktikan diri bahwa mereka masih bisa berprestasi ketika skandal Liga Serie A menghantam dunia sepakbola mereka. Hanya Tuhan saja yang tahu meski bos SAYA yang bernama Uki M Kurdi memprediksi Italia akan melenggang menjadi juara dengan skor 2-0.
Sebelumnya, Mr Uki ini sudah memprediksi dengan tepat kekalahan Brasil, Jerman, Argentina, Portugal, dan beberapa tim lainnya yang melaju ke babak semi final. Tapi, ramalan Mr Uki ini tidak membuat SAYA merasa tenang. Seperti menunggu ujian hasil SPMB. Hehehehehehe. Whatever lah!!!!!
dari sang pencinta Unknown pada Sunday, July 09, 2006 0 komentar
Wednesday, July 05, 2006
Indahnya Mendua di Piala Dunia
Inilah mungkin suatu hal yang paling indah dari mendua. Jika yang satunya kalah, masih ada andalan lain yang bisa dijadikan pegangan. Tidak perlu larut dalam kesedihan yang mendalam setelah yang satunya harus hengkang dari gelanggang pertandingan.
Seperti yang dialami Inggris. Kekasihku yang satu itu terpaksa lebih dulu tersingkir dalam adu penalti dengan Portugal. Sebelumnya, Republik Ceko pun tersingkir meski sebelumnya harus bertarung dengan kekasihku yang lain, Gli Azurri, Italia.
Semalam, SAYA berdebar-debar ketika Italia harus bertarung hidup mati dengan host, Jerman. Di banyak analisis, Jerman memang difavoritkan melaju ke babak final dan menantang duel dengan tim samba, Brasil.
Ternyata ramalan dari sebuah teknologi teranyar komputer itu sama sekali meleset. Brasil harus puas dikandaskan Perancis di babak perempatfinal dan Argentina mengepak koper lebih dulu setelah Jerman memenangkan duel melalui drama adu penalti.
Tak urung, dua kuku SAYA terpaksa patah karena menahan rasa tegang dan was-was. Tapi di balik semua itu, SAYA sangat menikmati indahnya permainan sepakbola. Permainan cepat diperagakan begitu rupa dan yang mengagumkan, hanya sedikit kartu kuning di banding saat Portugal melawan Belanda di babak 16 besar. Laga itu dijuluki pertandingan terburuk dalam sejarah piala dunia dengan 16 kartu kuning dan empat kartu merah.
Beberapa menit mendekati babak duakali lima belas menit hampir usai, Fabio Grosso memecahkan kebuntuan gol dengan membuka gol pertama bagi Italia disusul tendangan cantik Alexandro del Pierro. Wuih,.....teriakan SAYA ternyata membangunkan ibu kos dan SAYA hanya menjawab," maaf Bu, piala dunia cuma empat tahun sekali. Pacar saya semuanya bermain di ajang ini," kata SAYA, maksudnya, dalam hati saja. Bu kos SAYA kan termasuk kejam, hi.......!!!!!
By The Way, i Love U All My love Teams.
dari sang pencinta Unknown pada Wednesday, July 05, 2006 0 komentar
Sunday, July 02, 2006
Just Information!!!
Franck Ribéry
Pilar Utama Perancis yang Mualaf
Franck Ribéry, salah seorang pemain tengah yang mematikan di timnas Perancis baik di sisi kiri maupun di sisi kanan lini tengah. Satu hal yang menjadi ciri khasnya adalah luka yang memanjang di wajahnya akibat kecelakaan lalu lintas yang dialaminya ketika masih muda.
Ia memulai kariernya saat ia bermain di klub tanah kelahirannya US Boulogne dan kemudian pindah ke Alès, Brest, dan FC Metz, dalam musim kompetisi yang sama. Tak lama kemudian, ia meneken kontrak dengan klub Galatasaray, Turki, pada Januari 2005 dan ikut andil dalam kemenangan klub itu meraih gelar Piala Turki 2005.
Tak lama kemudian, ia meninggalkan klub itu dan bergabung ke Olympique Marseille yang kemudian menjadi pemberitaan yang sensasional. Soalnya, meski Galatasaray mengatakan kontraknya dengan Ribéry berakhir dengan baik tetapi Ribéry mengatakan bahwa klub itu masih punya hutang padanya. Kasus ini kemudian ditangani arbitrase FIFA hingga Juni 2006.
Ia lalu pindah ke Olympique Marseille ketika ia memenanhkan pemain paling populer di Perancis pada bulan Agustus, Oktober, dan November 2005. Ketika menikah, Ribéry memutuskan masuk Islam saat menikahi perempuan keturunan Aljazair.
Pemain lini tengah Olympique Marseille selalu mendapat tempat di timnas dan kini menjadi incaran klub besar di benua Eropa. Menjadi pemain yang cepat dan penuh intrik, Ribéry bisa segera mengisi posisi kosong yang ditinggalkan oleh pemain lain. Karena ketajaman bermainnya, maka sejumlah klub seperti Tottenham dan Arsenal pernah memberikan tawaran.
Ditawar Rp 152 Miliar oleh MU
Klub raksasa Inggris, Manchester United (MU) rupanya tertarik dengan keahlian Ribéry di lapangan. Seperti dilansir harian The Independent, Inggris, awal bulan ini, Ribéry ditawari nilai transfer senilai sembilan juta poundsterling atau sekitar Rp 152 miliar. Menurut CEO MU, David Gill, ia telah melakukan pembicaraan per telepon dengan Presiden Olympique Marseille, Pape Diouf dan kemungkinan akan menambah tiga juta poundsterling (Rp 50 miliar) sekiranya Diouf ingin meminta tambahan.
Gill mengakui, pemain kelahiran 7 April 1983 ini adalah pemain bertalenta. Ini bisa dibuktikan dengan sederet prestasi seperti mengantar Galatasaray menjadi juara Piala Turki 2005, pemain ujung tombak untuk kemenangan Olympique Marseille di UEFA Intertoto Cup 2005, serta mencetak gol saat melawan Spanyol di babak 16 besar. Talentanya ini kemudian membuat Ribéry masuk tim inti saat melawan Brasil di babak perempat final
DATA DIRI
Data Diri
Nama Lengkap: Franck Ribéry
Lahir: Boulogne-sur-Mer, Perancis, 7 April 1983
Tinggi: 175 sentimeter
Berat: 72 kilogram
Posisi: Pemain Tengah
Klub: Olympique Marseille (Perancis)
Gol Internasional: 1 gol hingga 27 Juni 2006
Caps Internasional: 7 kali hingga 27 Juni 2006
Caps Internasional Pertama: Perancis dan Meksiko (27 Mei 2006)
Klub Profesional
*Boulogne-sur-Mer, Perancis, 2001-2002
*Alès, Perancis, 2002-2003
*Brest, Perancis, 2003-2004
*Metz, Perancis, 2004-2005
*Galatasaray, Turki, 2005, dipinjamkan
dari sang pencinta Unknown pada Sunday, July 02, 2006 0 komentar
Good Bye Three Lions, :(
Inilah akhir dari perjalanan The Three Lions di Piala Dunia 2006. The Lion Heart ini memberikan pertarungan hebat dengan tim Portugal hingga adu penalti selesai. You got away my heart, my Truly Deeply, Lion Heart!
Yah, akan ada banyak kesedihan, air mata, kekecewaan, atau mungkin juga kemarahan setelah bendera St George tak lagi dikibarkan di Jerman. Sebuah kesedihan yang barangkali bukan hanya milik SAYA seorang diri tetapi juga kesedihan bagi seluruh pendukung tim negara itu di seluruh dunia.
Tapi inilah sebuah pertarungan di mana semua kemungkinan memang bisa terjadi. Seperti ujaran lafal dulu yang mengatakan bola itu bundar dan segalanya bisa saja terjadi di lapangan.
Di setiap permainan akan ada kekalahan, kemenangan, kegembiraan, kesedihan, dan juga nilai hidup yaitu sebuah sportifitas. Barangkali inilah nilai yang bisa SAYA petik dari olahraga si kulit bundar ini.
Mungkin SAYA tidak bisa tidur semalaman (hehehehehe) memikirkan sang kekasih ini harus lebih dulu berpamitan dari pertarungan terdashyat empat tahunan ini. Tetapi SAYA masih memiliki petarung yang lain setelah Republik Ceko dan Inggris tersingkir dengan sangat dramatis. The team is Gli Azzurri, ITALIANO!
But I always called C'est La Vie. Tidak selamanya semua orang harus mendapatkan kebahagian seperti harapan mereka. Memang akan ada impian tetapi setelah bangun dari mimpi, SAYA mesti berpijak kembali ke bumi sembari merentangkan tangan dan berteriak "GOD, I Love U with all my heart and my life!". Terima kasih atas keindahan yang diberikan untuk SAYA hari kemarin, hari ini, dan hari akan datang.
dari sang pencinta Unknown pada Sunday, July 02, 2006 0 komentar
Sunday, June 25, 2006
sarcofagus's life
Here I am sitting on the corner back with fullfill my hope for the next future. I had been told how difficult for being it alone. So, i put my mind into sarcofagus then left it far away from me. That's usefull, so far.
If i away from my body, i took that sarcofagus, shake it for several times and abandoned it while my heart stood up. I hope wonderfull time will be come to me, someday....
dari sang pencinta Unknown pada Sunday, June 25, 2006 0 komentar
Thursday, June 15, 2006
hatiku terbagi tiga
Rasanya sulit membayangkan jika hati, cinta, dan pikiran kita terbagi kepada tiga sosok. Lantas apa yang harus aku lakukan????Meski semua teman-temanku mengatakan itu adalah tindakan bodoh dan tidak bisa dibenarkan, masalahnya adalah ini menyangkut soal hati dan kedalaman perasaan kepada sosok itu.
Mungkin yang patut disalahkan di sini adalah orang yang memperkenalkan satu-persatu sosok ini. Tapi, di dasar hatiku yang paling dalam, aku malah bersyukur meski aku sendiri tak tahu apa yang harus aku lakukan jika mereka ini saling berhadapan. mungkin aku hanya akan menangis di sudut kamar sambil menatap sendu ke arah televisi.
Televisi? Tentu saja televisi yang menayangkan siaran langsung Piala Dunia 2006 di mana tiga jagoanku yaitu Italia, Inggris, dan Republik Ceko saling bertarung untuk memperebutkan perhatianku, heheheheheh (PD aja lagi, biar aku disorakin sama teman kantor.
Berbicara soal Italia, hm...dia adalah sosok yang sangat lambat dalam melakukan move-move dan penuh perhatian dalam setiap keputusan yang diambil. Tapi, aku sangat kagum atas kesabarannya dalam menghadapi sagala situasi yang sangat menekan psikis. Sayangnya, ia terlalu berhati-hati dalam setiap tindakan dan takut mengambil resiko. Lihat saja ketika gol kemenangannya atas Ghana. Pelit banget deh menunjukkan rasa sayangnya kepadaku (ihik..ihi....k)
Berpaling ke Inggri, wuih, si tampan yang selalu mengembangkan sayap meraknya yang indah dan simbol flamboyan kuta menangkap dalam setiap gerak-geriknya. Dia sangat memesona, berani mengambil resiko bahkan tak punya perhitungan sama sekali. Tetapi, dia sosok yang romantis dengan keindahan dari permainan lapangannya yang kadang-kadang sangat keras dan tidak peduli jika kartu merah teracung kepadanya. Yang penting, ia akan dipuja oleh sang pencintanya.
Sementara Republik Ceko.... Dia sangat luar biasa, akurasi permainan yang tepat,kemampuan mengolah bola di lapangan, ditambah kematangan emosionalnya membuat jiwa ini terasa damai dalam pelukannya. Sayangnya, ia sangat kaku dan sangat tidak romantis. Lihat saja ketika ia menaklukkan timnas AS dengan 3-0.
Tapi, sudahlah, inilah resiko yang harus saya ambil. Oke, sekarang nonton Inggris melawan Trinidad Tobago.
dari sang pencinta Unknown pada Thursday, June 15, 2006 0 komentar
Thursday, June 08, 2006
here we come
Fever is beginning. Almost 10 billion people will see the greatest tournament in the world, World Cup (WC) 2006 in Germany. I had attacked either, hehehehhe. As my job, i will swimming on that event and let my hours a least one month confiscation.
in Makassar, fever still on that rock. The community prepared for their team. A Half of them wore their favorite costume. Hmm, make the sweat dan Let's it Started. Go !!!! it is Time of Our LIves.......BabE
dari sang pencinta Unknown pada Thursday, June 08, 2006 0 komentar
Friday, June 02, 2006
leaving my soul on the night
it's very late night when days light often pale at me. I occured my self and found it so confused. I thouhgt will ben glad if i turn around and back to my sweet memories from the past.
I pretended live so easily to swim, but, on my reality this so odd. Then, my eyes blinked while winds swinging on my whole body. I was so afraid if my past had been told by history. But, who was knowing what's gonna happen the next. Nobody knows. I am surely very well.
Then, i decided typed my feeling on my computer and send to world wide web. I just want cyber world will be healing my losting heart a little bit. No more hope for other wishing.
Be loved for my soulmate, whereveer you been, still love and missing you
dari sang pencinta Unknown pada Friday, June 02, 2006 0 komentar
Thursday, June 01, 2006
kemarin masih sama
Apa yang berbeda antara agama yang satu dengan yang lain. Rasanya, semuanya sama. Semuanya mengarah kepada kecintaan kepada Sang Khalik, Yang Maha Hidup,dan Raja segala manusia. Tapi, adakah yang lebih buruk dari seorang umat yang dengan mengatasnamakan kecintaan kepada Tuhan rela membunuh nyawa yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia.
Rasanya, sangat menyebalkan jika sekelompok "oknum" yang berjubah pemuka agama membelokkan sesuatu demi kepentingan politik dan kelanggengan kekuasaan mereka.Saya melihat, ada banyak korban atas, meminjam kosa kata saya sendiri, bahwa orang-orang itu dengan iseng menggunakan sebait ayat dari kitab suci demi hawa nafsu mereka.
Saya tak ingin menyitir ayat dari agama manapun karena seperti pengalaman saya sebelumnya, berbicara dengan "ulama berjubah" seperti itu hanya akan membuat diri kita membenturkan diri ke tembok. Tak akan ada diskusi karena ujung-ujungnya mereka hanya mengatakan, jika saya melawan dogma-dogma agama yang telah dipertahankan selama ratusan tahun, itu berarti saya munafik dan seorang yang murtad.
Lantas, jika mereka merasa bisa memurtadkan seseorang dengan pengalaman dan pengetahuan mereka tentang agama, apakah mereka tak berpikir bahwa Tuhan memberikan batasan pemahaman kepada manusia. Kekuasaan manakah yang diberikan Tuhan kepada manusia yang dengan entengnya menuduh seseorang murtad dan lari dari ajaran agama. Hanya Tuhan yang berhak memberikan vonis kepada hambanya tentang hubungan transedental seorang hamba dengan Diri-Nya. Karena, agama adalah hubungan batiniah dan wilayah pribadi yang hanya bisa dijamah oleh individu yang diciptakan Tuhan untuk Diri-Nya.
Saya kemudian berkesimpulan, bahwa memang tak ada yang berubah hari ini yang masih sama dengan hari kemarin. Penistaan perempuan dengan rancangan undang-undang yang entah kenapa saya lebih melihat warna politis di belakang ketimbang nilai agamis yang hendak diembannya.
dari sang pencinta Unknown pada Thursday, June 01, 2006 0 komentar
Wednesday, May 24, 2006
my halusination
kepalaku rasanya sangat berat, kemarin malam, Selasa (23/5),sekitar pukul 03.00 dini hari. Hanya saja, aku tidak bisa menenangkan perasaanku meski aku telah menelan pil penenang sebanyak dua kali. Bayang-bayang dari gambaran siluet kamarku seperti bergerak perlahan dan aku sama sekali tidak bisa membayangkan jika obat penenang ternyata tak bisa membuatku menghilangkan rasa sakit kepala yang terus menderu di sudut telingaku.
Aku sendiri tidak tahu apa sebenarnya yang menimpa perasaanku ini, seperti sebuah fatamorgana yang tak lekang dan selalu menguntit setiap langkah-langkah malamku. Ketika aku berusaha mengatasinya, yang muncul malah halusinasi tentang sebuah ular besar yang membelitku hingga tak bisa bernafas.
Aku hanya berharap, semoga pekan-pekanku selalu terisi dengan tidur nyenyak dan impian indahku bersama sang kekasih. Aku tak ingin merusak keindahan itu oleh mimpi buruk dan halusinasi semu yang selalu menghantui
widya for my sweet heart forever "R"
dari sang pencinta Unknown pada Wednesday, May 24, 2006 0 komentar
Thursday, April 27, 2006
willing your time, friend
aku mendapat kabar dari teman jauh. Sebuah kabar bagus menurutku. Karena, hal itu sudah lama aku harapkan. Aku menjadi ingat sebuah pepatah bahwa seseorang tidak akan pernah menjadi besar jika ia tidak pernah mengalami kegagalan sebelumnya. Dan aku sangat menghargai teman jauh itu yang bisa melewati masa-masa sulitnya dan aku berterima kasih kepadanya karena keputusannya itu telah membuat saya bisa tidur nyenyak dalam malam-malam selanjutnya.
Seperti apakah kesulitan yang dihadapinya itu, cukup aku, dia, dan Tuhan saja yang tahu. Karena, yang membuatku bahagia (mungkin salah satu kado terindah dalam hidupku) adalah dia memberikan doa untuk kebahagiaan hakikiku untuk pasanganku di dunia dan akhirat. Ketika dia mengambil keputusan itu, sejujurnya dalam hati, aku sangat terharu karena aku tahu bagaimana hatinya yang sebenarnya.
Hanya saja, aku sering meyakinkan dirinya bahwa hidup ini akan senantiasa berlanjut. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi kemarin ketika ia berada di hari sebelum kejadian itu, seperti tak ada satu pun yang bisa memastikan apakah kemiringan matahari pada hari H jam D hari ini berada dalam posisi yang sama dengan hari sebelumnya.
Yang aku tahu, dia orang yang sangat baik dan aku sangat yakin Tuhan akan selalu memberikan jalan terbaik padanya. Bukankah, orang-orang yang menyayanginya senantiasa mengirimkan doa keselmatan dan kebahagiaan baginya.
Mungkin Tuhan punya jalan lain, dan seperti dalam pesan yang sering dikirimkannya kepadaku, bahwa ia tidak punya kuasa apapun dan aku pun demikian adanya. Aku hanya mencoba menjelaskan mungkin dengan sebuah bahasa yang sangat halus agar tak satupun yang merasa terluka bahwasanya, jalanku memiliki rel yang berbeda dengan orang lain dan aku telah ditakdirkan untuk merasakan kedamaian dengan seseorang yang tentu saja bukan teman jauhku itu.
Meminta maaf, mungkin hanya itu yang bisa kukatakan untuk teman jauhku itu, semoga semua akan menjadi baik. My Friend, friendship always forever.....!!!!!!!!
dari sang pencinta Unknown pada Thursday, April 27, 2006 0 komentar
Sunday, April 16, 2006
none
Tak ada yang menyadari sejauh mana kesepian akan bisa bertahan di hati seorang. Aku tahu tidak semua orang bisa merasakan kengerian yang terkandung dalam sebuah asa. Tapi, siapa yang tahu bahwa hidup bisa begitu kejam telah mencabik-cabik hati seorang anak manusia dan mungkin ini sebuah tanda bahwa hidup memang harus senantiasa dinikmati.
Semoga bisa menjadi pelajaran
dari sang pencinta Unknown pada Sunday, April 16, 2006 0 komentar
Thursday, March 23, 2006
the burning shore
Tiap orang memiliki kenangan tersendiri terhadap berbagai jenis film dalam kehidupannya. Jika ada yang memang tidak menganggap sebuah film itu memiliki makna yang penting, sebuah kehormatan karena ia melakukan perbedaan dari banyak orang.
saya ingat, ketika TVRI masih menjadi satu-satunya stasiun televisi yang sinyalnya sampai ke kota kecilku. Kala itu, aku masih berusia 15 tahun, ketika aku masih duduk di kelas satu SMA sekitar tahun 1995.
Kalau itu, TVRI menayangkan sebuah serial yang berjudul "The Burning Shore" yang pembuatannya dilakukan tahun 1991. Aduh, aku langsung jatuh cinta dengan jalinan serial film itu. Derek De Lint yang bermain apik di serial "The Legacy" mampu memerankan seorang tokoh yang jatuh cinta pada perempuan aristokrat bernama Centaine De Thiry yang sombong sekaligus tangguh dan dimainkan dengan sangat bagus oleh Isabelle Gelinas.
Eksotisme Afrika dibalut kisah cinta yang mengharu biru itu makin mencekam ketika mereka memperebutkan tambang emas dan dua anak Centaine dari ayah yang berbeda saling berseteru.
Dulu, aku selalu menyalahkan Centaine yang membiarkan laki-laki lain menderita karena cintanya. Tapi, seiring waktu berlalu, aku akhirnya menyadari sebuah jawaban dari sikap Centaine, bahwa cinta bisa datang kepada siapa saja, tidak peduli apakah cinta itu akan menyakitkan atau tidak.
Hingga kini, kisah itu masih terbayang-bayang di pelupuk mataku dan mengingatkan aku pada seseorang yang dengan setia menanti walau ia tahu aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk membalas cintanya.
Well, kisah cinta abadi akan selalu hadir dalam setiap episode kehidupan manusia walau ketika saat itu datang, maut telah lebih dahulu mendeklarasikan cinta itu.
dari sang pencinta Unknown pada Thursday, March 23, 2006 0 komentar
Saturday, February 25, 2006
Kebisuanmu
Jalan ini sudah terlalu panjang untuk kulalui
Tiada terkira aku akan menjadi bisu
sesaat ketika kutanya dan kau berlalu
Mungkin ini sudah menjadi jalanku
selalu berada di persimpangan semu
dan buram cahayaku seperti pertanda
kesuraman kasihku
Tak ingin lagi berjalan di jalan ini
karena mengingatkanku pada bayang senyummu di awal senja
Tak ingin lagi mengingatimu
Jika setiap malam hatiku terikat padamu
Biarlah kupalingkan wajahku
Meski sudut hatiku menyebutimu
Tidak usah bertanya lagi
Jawabmu ada diketidakacuhanmu
Rivers of Me
Melody still gain in my strain
dari sang pencinta Unknown pada Saturday, February 25, 2006 0 komentar
Friday, February 24, 2006
Kebencian Terperikan
Aku tidak tahu seperti apa sebenarnya makna kebencian itu. Bukan berarti aku tidak pernah membenci orang. Aku ingat, ketika masih kecil dan hidup di sebuah lingkungan sederhana. Anak-anak sebayaku selalu mengejekku Cina jika mereka tidak suka dengan aku.
Parahnya lagi, kadang-kadang mereka mencibir dan mengatakan Cina makan babi. Aku masih ingat, aku benci temanku itu dan kami akhirnya berdamai ketika kedua orang tua mempertemukan kami. Nama temanku itu Sinar. Hingga kini, aku tidak pernah lagi bertemu dengannya ketika keluarganya memutuskan pindah dari kota kecil tempat keluargaku tinggal.
Sepanjang ingatanku, aku berusaha memendam kebencian jika ada yang menyakiti hatiku. Sebabnya, sekali aku membenci seseorang maka aku tidak akan pernah melupakannya seumur hidupku. Meski kata almarhum bapakku, kebencian itu seperti racun yang sengaja kita minum dan membiarkannya menjalari setiap urat nadi kita. Aku tidak mau seperti itu.
Hanya saja, aku tidak suka bersikap abu-abu. Sekali hitam, ya hitam. Sekali putih ya putih. Yang aku alami mengajarkan aku banyak hal seperti sikap abu-abu manusia yang terkadang manis di depan ternyata menikam di belakang.
Akhir-akhir ini, aku merasa dalam tanda kutip bahwa semua orang menyerangku. Orang menyebutnya, mungkin, fobia, tapi aku lebih senang menyebutnya insting. Seperti beberapa hari lalu, seorang teman kantor sebut saja M menyerangku. Aku awalnya, tidak menanggapi namun aku melihat ada sebuah agresitivitas dalam nada bicara yang kemudian membuatku bersikap defensif kepadanya.
Aku sudah mulai merasakannya sejak lama. Beberapa teman kantor perempuan berbisik-bisik di belakangku. Teman-teman lelaki suka merasa aku terlalu diperhatikan oleh bos. Padahal, kalau saja mereka sadar,dalam sebuah perusahaan profesional, yang ada adalah tanggung jawab, kerja keras, serta kecerdasan, dan satu persen mungkin keberuntungan.
Kamis (23/), aku meninggikan suaraku kepadanya karena ia sudah menjatuhkan diriku. aku tidak ingin terpancing tapi dia harus diberi sebuah garis tegas bahwa aku bisa saja melakukan apapun meski aku perempuan. Kalau ingin berantem secara fisik it's oke. Tapi, itu pilihan yang terakhir.
Di satu sisi, aku senang jika pekerjaanku dihargai tetapi di sisi lain, aku merasa jurang kecemburuan di kantor makin melebar. Terlebih jika kantor mempercayakan beberapa tugas penting kepadaku.
Aku pernah mempertanyakan kepada redaktur di kantor soal pembebanan itu. Tetapi, dengan singkat ia menjawab bahwa ada beberapa pekerjaan yang hanya bisa ditangani satu orang dan jika didelegasikan malah membuat pekerjaan itu tidak akan jadi.
Aku hanya berdoa, sesuai dengan keyakinanku, agar aku bisa menjalani hidup sesuai dengan prinsip yang aku pegang sampai aku mati.
For River of Me
Always Inspiring
dari sang pencinta Unknown pada Friday, February 24, 2006 0 komentar