
When i was started this relationship i wish i could take advantage after my last. But, now i am so desperated about partnership of mine. i felt polarized from my past then diminished my capability to make boy of mine trust on me. I hope i could give him sober and more sober than beofore.
Suddenly, i have lost mind, i would told him about the end of this. But i couldnt do it. He always said about an affair again and again. So word make me sick because i had ever did before and i won't do that again. i wish i leaping this time and going to future then i never seen it all this time over on me.
I flused my memorized and just trying on hold for current situation. That might be i am kind of girls where he was thinking always doing affair. Maybe, time will explained for him about deeply my feeling. Then my heart so be true part of him
widya, on desperated feeling
Tuesday, October 31, 2006
desperated girl
dari sang pencinta Unknown pada Tuesday, October 31, 2006 0 komentar
Monday, October 30, 2006
Farzad_only

Iran adalah sumber inspirasi. Negara yang menjadi sebuah buah bibir yang mengakar dalam cerita masal lalu dan menjadi akar masa kini dan masa mendatang. Iran adalah sebuah pembangkangan terhadap kekejian kediktatoran masa kini.
Namun, di sisi lain, Iran bagiku adalah sebuah misteri kehidupan yang diciptakan Tuhan. Yaitu musik yang disalurkan melalui seorang musikus bernama Farzad Golpayegani. Musisi yang lahir pada Mei 1979 ini seolah menjadi mata rantai dari serpihan kisah Darius I Yang Agung. Sang raja yang memerintah dengan penghambaan murni kepada Tuhan.
Farzad bagian dari perkembangan musik cadas di negara yang mayoritas pemeluk beragama Islam. Farzad bagiku adalah sebuah jati diri Islam yang kaya akan perkembangan literatur seni dan kebudayaan yang tinggi sejak berabad-abad lampau.
dari sang pencinta Unknown pada Monday, October 30, 2006 0 komentar
Sunday, October 29, 2006
Aeonflux


"Hidup ini harus dijalani sekali saja dan dengan sebuah kenangan dan memori yang sangat indah," itulah makna yang aku dapatkan dari kalimat yang dilontarkan Aeoflux dalam film futuristik karya sutradara perempuan asal Jepang, Karyn Kusama, berjudul Aoenflux.
Aku tahu, memang terkadang hidup ini tak menawarkan sebuah kegairahan dan membawa ke sebuah kemonotonan hidup. Berjalan dalam sebuah keragu-raguan hanya akan membawa orang-orang dalam kesia-siaan. Kemana dan akan berujung ke mana hidupnya nanti. Bisakah mereka memaknai hidupnya dengan begitu baik dan indah.
Tetapi, di sisi lain, ada riak eksotisme yang bisa didapatkan dari mendengarkan setiap irama yang terbangun dari hidup. Jalan memang mesti berliku, kesedihan dan kebahagian selalu berjalan beriringan dan semestinya manusia bisa menerima semuanya dengan hati dan pikiran yang terbuka.
Sayangnya, tidak semua orang bisa melakukan hal itu. Ada keserakahan dan ketamakan yang selalu bermain dalam pikiran ragawi manusia. Harta, kekuasaan, kebatilan, dan juga kedengkian.
Yang aku tahu adalah, aku hanya ingin hidup sekali dan mati dalam sebuah kedamaian hakiki. Bahagia sekali, jatuh cinta sekali, menikah sekali, dan mati pun sekali. Setelah itu, aku hanya ingin hidup di dunia yang dijanjikan Sang Khalik di mana aku akan bertemu dengan kekasih yang sebenarnya
Widya
dari sang pencinta Unknown pada Sunday, October 29, 2006 0 komentar
gurauan my_contemplation
Saturday, October 28, 2006
jalan terasing

Sepertinya aku telah tiba di sebuah titik di mana aku tak bisa lagi berputar dan menelusuri jalan yang sama. Semua seperti buram yang menutupi sebagian kaca jendela oleh embun pagi. Mungkin aku telah memilih jalan yang salah dan baru sadar ketika telah melewati jalan itu sepenggalan waktu.
Di satu sisi, aku merasa terasing dengan jalan yang aku lalui itu. Meski kuakui hal ini memang seperti memberikan ekstasi terhadap perjalananku tetapi tanpa aku sadari telah menarik diriku jauh ke dalam sebuah keterasingan hidup yang sama sekali bukan diriku.
Aku mencoba berhenti sejenak dan berharap bisa kembali, namun ujung jalan tersebut sudah menghilang dan pencapaian tempatku sudah membawa ke sebuah akhir yang sebenarnya aku harapkan bisa membawa kebahagiaan kepadaku.
dari sang pencinta Unknown pada Saturday, October 28, 2006 0 komentar
Friday, October 27, 2006
Gila Urusan
"Wid, rambut kamu kok tambah merah sih," kata salah seorang rekan kerja (yang kebetulan banget cowok) Dalam hati sih, aku mengumpat, lha ini urusan aku dong kalau rambutku dimodel apa saja dan diwarnai dengan warna tembaga sekalipun. Lagian, kok cowok mau ngurusin semua hal kayak gini. "Selama aku senang aku akan melakukan yang terbaik bagi diriku," pikirku. Seorang kawan jauh dan baru bertemu usai Lebaran "menatap" dengan pandangan heran.
"Wid, kok kamu tambah kurus, diet ya," tanyanya dengan mata membelalak. Spontan saja aku malu banget. Ngomongnya di depan orang banyak. Persoalannya memang bukan itu. Aku termasuk orang yang anti menyiksa tubuh hanya untuk mendapatkan sesuatu yang ideal. Termasuk diet-diet-an. Tapi, saat aku beri jawaban, kawan ini (untunglah ia perempuan, jadi kenyinyirannya aku tolerir saja) hanya terbahak. Lagian, kalau orang kurus bukan berarti diet. Bisa saja lagi memang gak bisa makan, punya gangguan pola makan, atau memang malas makan. beda dong dengan diet.
"Malas makan,katamu," jawabnya, sambil berbisik. Aku cuman tersenyum kecut saja. Bagiku, berdebat hal yang sepele adalah suatu hal yang sangat melelahkan. Makanya, aku heran banget saat banyak orang yang "rela" berdebat dengan aku. "Bisa-bisanya," kataku dalam hati. Tapi, untuk ini, aku hanya melambaikan tangan dan mengatakan cuek saja lagi.
Nah, ini yang paling bikin dongkol. Kemarin, pas nonton Dealova di RCTI, Kamis (26/10/2006), seorang rekan kerja nyeletuk. "Kayaknya, widi pas kalau pake pink juga," komentarnya setelah melihat seorang pemain mengenakan pakaian pink. Aku benar-benar sangat marah. Orang ini yang selama aku kerja bener-bener bikin tekanan darah naik. Kalau di matanya aku "gak modis" dia yang paling ribut. Padahal, dia cowok yang udah nikah. Menyebalkan banget.
"Urusan busana adalah urusan saya, mau saya pakai warna norak sekalipun itu urusan saya," kataku sambil menatap tajam kepadanya.
"Ini kan wujud perhatian teman," katanya, membela diri. Aku menatapnya tajam sambil tersenyum kecut.
"Inilah manusia, selalu merasa mengetahui yang terbaik bagi orang lain dan merasa punya andil untuk mengubah seseorang. Lucu sekali," ketusku. Baru saja ia mau bicara, aku kemudian memotongnya.
"Lihat saja di infotaimen, dan berita seleb luar negeri. Sampai tindik hidung pun diperbincangkan apakah pas atau tidak. Tas hingga pakaian dan syal pun tak luput. Manusia merasa punya hak mengetahui tentang jati diri seseorang sementara mereka sendiri mengelak untuk dimasuki kehidupannya,"
Ia cuma tersenyum pendek. Aku lalu melanjutkan," kamu itu pengintai dan menganggu privasi serta melakukan perbuatan tidak menyenangkan. Aku bisa menuntut kamu karena membuat aku merasa tidak nyaman dengan segala komentarmu," tambahku. Ia hanya melirik sekilas ke arahku dan matanya kembali menatap ke arah televisi. Aku tahu, meski matanya ke televisi, ia tidak konsentrasi penuh.
Sebelum meninggalkannya, aku sempat mengacungkan tiga jari. "Tapi,aku rasa kamu tidak akan peduli, toh hukuman penjaranya cuman tiga bulan," kataku. Sebenarnya, tidak enak banget deh soalnya baru saja Lebaran, maaf-maafan. Tapi, kalau gak di beri batas, wah, mereka pada ngelunjak dan seenaknya membuat komentar yang gak enak.
Daripada aku makan hati mending diberi pembalasan yang setimpal. rekan kerja itu lalu ngeloyor pergi sementara teman lain datang padaku. Belum lagi rekan kerja itu bicara saya sudah memberikan "wejangan" kepadanya.
"Kamu tahu kan aku orangnya tidak mudah marah. Aku akrab banget dan juga suka bercanda. Tapi, setiap orang punya pembatas yang tak boleh dilewati dan harus dihargai oleh orang lain. Manusia hidup untuk saling mengerti dan aku rasa mereka sudah melewati batas merah yang aku buat untuk kehidupan pribadiku," kataku, panjang lebar.
Teman ini hanya diam dan duduk di sampingku. Mungkin ia merasa agak tersindir karena selama ini, ia terlalu mau tahu dengan siapa aku jalan, siapa pacarku, dan hal-hal yang tidak perlu dibicarakan pada banyak orang.
Maafkan aku Tuhan karena telah membicarakan orang lain di blog ini.
Widya
dari sang pencinta Unknown pada Friday, October 27, 2006 0 komentar
gurauan my_contemplation
Thursday, October 26, 2006
something to remember

Here we come together getting faith for unsure. How life so mistically then make us each other to suspicious. I dont know why it was very weird for me. Because i never think this is will be my choice.
While i am going to far for this moment, my life so distraction. Compelling me like somewhere never been there. Then why mus afraid about one thing? I am so afraid about our distance and untrust between you and me. Look far from this way make me abandoned all memorize about you but i am realized i couldnt do it. Forever. So, i making this moment to say there is something to remember.
Widya
dari sang pencinta Unknown pada Thursday, October 26, 2006 0 komentar
gurauan my_contemplation
Friday, October 20, 2006
In The Name of Allah
In The Name of Allah, I will showing you how bigger Love will controlling Your Life. In The Name of Allah, I will showing you the tracking inside where you think sources of love begun.
How many times in your life feeling touching about love. Then, suddenly you thought love so cruel behind you. Walking into dream and landed in place where you feel belongs.
In The Name of Allah, I want making sure you are the only one i have now and ever.
Widya
dari sang pencinta Unknown pada Friday, October 20, 2006 0 komentar
Laila Majnun
Cinta dalam dunia tasawuf adalah cinta yang buta. Yang
ada di depannya hanya kegelapan serta penunjuk jalan
dari sebuah wewangian. Tak pernah mengenal materi,
ion-ion karena materi dan ion itu adalah nisbi di
hadapannya.
Apakah kamu pernah bisa menyentuh angin. Padahal kamu
yakin angin itu ada dan senantiasa membawa kesegaran
ketika kamu merasakan kepenatan. Apakah cinta itu
khayal? ataukah nafsu?
Aku melihat cinta dari kacamata seorang Laila yang
mencinta. Ketika Laila meninggal dan Majnun membaui
setiap depa jalan yang dilalui kekasihnya, aku
akhirnya mengerti cinta mereka bukanlah cinta yang
berlandaskan materi.
Laila mencintai sebagian roh Allah yang bersemayam di
dalam dada Majnun. Sementara Majnun menyanjung Laila
karena perempuan itu adalah bagian dari tulang
rusuknya yang hilang. Roh mereka adalah satu adanya.
Aku, kamu, dan semua orang dimuka bumi ini disatukan
oleh cinta Sang Khalik.
Maka, ketika kematian menjadi jalan terakhir bagi
mereka, adakah yang menyangkal bahwa cinta adalah
sesuatu yang bukan kasat mata. Aku ragu bahwa jasad mereka
akan saling mengenali pada saat hari berbangkit tiba.
Kenapa? karena mereka dipersatukan oleh roh Allah,
bukan dari sesuatu yang terbuat dari tanah liat yang
kering dan busuk.
It was my email for someone, two years ago
widya
dari sang pencinta Unknown pada Friday, October 20, 2006 0 komentar
Wednesday, October 18, 2006
Ekstasi Cinta
Bukan makna yang hilang dan harus dicari. Bukan sepi yang menggigit dan harus diberangus. Tetapi, rasa rindu yang membuncah dan merepih di setiap desah nafas dan menyisakan kesakitan nikmat nan absurd.
Jika diri telah hilang dalam kemarahan asmara tak nyana risau hati makin nelangsa. Seperti sebuah buluh perindu yang menusuk-nusuk jiwa tentang ingatan sang kekasih di sebuah dunia berantah yang berbeda.
Benarkah elegi cinta adalah sesuatu yang muskil. Sebuah elegi dari sang pengembara dan menemukan dirinya menjadi pencinta sejati dengan seorang musafir di padang pasir. Keelokan dari hari lalu seperti dahaga yang baru bisa terbayarkan setelah memadu cinta dengan sang ekstasi nan memabukkan.
dari sang pencinta Unknown pada Wednesday, October 18, 2006 0 komentar
gurauan my_contemplation
Tuesday, October 17, 2006
Say U Say Me
How many people would say about light of moon will shimmering sky so bright. My feeling describe things so complicated. Suddenly i felt like childish and hoping he came to me and smile at me for a while. Maybe just a dream lover.
Then, i walked around my own things and have seem many things flowing over my head. God, will i find something very uniquely in my life oneday? Should i feel sad before i took my destiny. So i could walk around me for long lasting love
dari sang pencinta Unknown pada Tuesday, October 17, 2006 0 komentar
Saturday, October 07, 2006
poet for my lover
Adakah yang hilang saat sepi membawa kebencian?
seperti angin yang membawa hembusan kesedihan yang terantuk di penghujung penggalah waktu
aku menanti gemericik embun pagi yang terjatuh di rangkaian dedaunan
saat suara sang penidur membisikkan rangkaian kata
aku merindu pada adam yang terdampar jauh di seberang senja
Bilakah kerinduan insani ini akan bertaut?
dari sang pencinta Unknown pada Saturday, October 07, 2006 0 komentar
gurauan liking look
Wednesday, October 04, 2006
My Madam
Hal berat adalah sebuah kenyataan saat kita tidak mengetahui seberapa besar perhatian seseorang terhadap kita dan baru saja kita menyadarinya setelah semuanya berlalu begitu saja.
Ini kata-kata yang diucapkan seseorang terhadap saya dan saya akhirnya mengerti mengapa ia kemudian berlalu dan tidak pernah mengatakan apapun kepada saya. Ini bukan sebuah kepuraa-puraan yang akhirnya terungkap dan menjadi sebuah cerita singkat dan pada akhirnya saya akui memberikan peranan besar terhadap sebuah keadaan yang sangat menyedihkan.
Saya masih ingat rambutnya yang pirang dengan sunggingan senyum kecil dan memanggil saya dengan sebutan "My Madam". Sebuah sebutan manis dan sangat menyenangkan terdengar di telinga saya. Boleh jadi, ini bukan sebuah bentuk penggambaran kebencian terhadap saya ketika ia memutuskan untuk segera berlalu dan tidak pernah akan memberikan lelucon segarnya. Saya akan mengerti makna kebencian itu dan itu tidak perlu dimakna sebagai sebuah kesedihan bagi diri saya dan bagi orang lain yang tidak pernah saya temui lagi. Selamanya.
dari sang pencinta Unknown pada Wednesday, October 04, 2006 0 komentar
gurauan my_contemplation
Tuesday, September 26, 2006
late at night
I had been feel so weird this time. While i take my hope so higherly then my passion dropped so fast. So, i trying understood my own taste being so awfull. I really missed him even my logically things won't allowed me has been there with breaking condition.
Where are go my heart slippin' away. It was, so mezmerize if i look into his face. Making me the first happy woman in the world ever. Then, if i dont love him anyway, so, why i need him someway making threat me with his nice joke.
Oh God, maybe i am so such fool about this let my heart taking mw aways from real world. I need him so much gave some justified in his love truthly while he said only me got his heart.
Look at me, boy, so, i make sure carefully about something between us is never ending. Never give up for searching me inside deeply. I knew you still mad of me then i am apologize for riot of our relationship. Meet me in your dream and i will satisfied your passion about true love
dari sang pencinta Unknown pada Tuesday, September 26, 2006 0 komentar
gurauan smartest boy
Friday, September 22, 2006
Kemilau Cinta Belia
Pucuk-pucuk cemara tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya sesaat daunnya bergoyang tertiup angin musim hujan. Bayangan kesegaran itu sepertinya juga menyaput sejumput hatiku. Rasanya seperti jatuh cinta lagi. Lihatlah, aku tidak melihat kesuraman bayangan senja di waktu hujan dan cicit burung seolah merayakan keindahan anugerah alam nan syahdu.
Entah benar entah tidak, sepertinya hati tidak bisa menyembunyikan rasa bagaimana cinta itu datang padanya. Diam-diam, tanpa suara dan tiba-tiba saja merangkul dalam sebuah pelukan hangat. Adakah yang bisa menolak semua keindahan itu. Nyatanya, aku yang selama ini tidak memeperdulikan pesona keagungan itu, terpaksa harus berbalik dan melayangkan segurat senyuman bahagia atas kedatangan rahasia Tuhan yang terbesar.
Hmm...rasanya baru kemarin saja aku mengalami dashyatnya kekuatan cinta.14 tahun silam dan rasa itu seperti benih Adam yang tumbuh terus menerus, bertumbuh, dan merasakan jatuh bangunnya kepahitan hidup. Cinta itu bertumbuh dari sebuah perjalanan yang sangat panjang dan telah teruji di samudera kehidupan. Cinta yang terlahir dan sebuah rasa hakiki yang terus mengikuti meski cinta itu bersinggah di sosok yang berbeda dalam kurun waktu yang berbeda.
Cintaku yang kini telah menginjak usia belia terus berupaya mencari pencerahan dan setiap detik, ia menemukan sebuah persinggahan yang indah dan teramat menyedihkan jika ditinggalkan. Hanya saja, aku harus memberikan kesadaran pada cinta beliaku bahwa ia tidak mungkin terus duduk dan menikmati keindahan itu karena pendewasaan akan terus datang kepadanya, seburuk dan sekejam apapun pembelajaran itu. Yah, aku memang sedang jatuh cinta dan tidak ada yang bisa menyembunyikan rasa itu dari siapapun.
Dearest, someone who really believe in me. One day, God will lead us between our differences. Take my word
For RS, RA, and NP, God Bless All of You
dari sang pencinta Unknown pada Friday, September 22, 2006 0 komentar
gurauan contemplation
Wednesday, September 20, 2006
Diplomat's Son
Why something in the world so weird to understand. I make friend with someone, will initially NP. He is diplomat son and we always contacted by email dan YM. He so smart and very independent. I like his personality even i never met him. I admired him when he said his father never use government facilities for their own activities.
Actually, i knew him by my friend, RA. Accidentally, because RA wrote my id yahoo in his diary and suddenly PA sees that. Firstly, i have ignored him with argument maybe he just make some trash with my relationship with RA. But after that, i thouhgth he was so nice guy and very kindhearted person.
But, when he said more intention in this relationship i thought i am not prepared for this because i have someone with i taken my promise for the future. Honestly, i like him, but it does not mean we should have more deeply intention.
Beside, i have more choices for my future: school, have own bussiness, being a political leader and make different for my country and finally being president of indonesia.
dari sang pencinta Unknown pada Wednesday, September 20, 2006 0 komentar
Tuesday, August 29, 2006
while were incognito time
i have owed my on time now. My time was so tightly then i am afraid so dont have little chance looking out for something new. it was almost a week when i was promoted in my office being researcher.
For beginning, i am stunning coz i thouhgt it's my time to showing up my ability for handled the big things. But, then, i felt most people did'nt supported me and respected me. earlier, i was so desperates but for a few days later, i felt better and keep going on my work.
dari sang pencinta Unknown pada Tuesday, August 29, 2006 0 komentar
Saturday, August 19, 2006
my-religion
Assalamua'laikum wr wb......... ..
Inilah dia rahsia as-solat, sebagai peringatan bagi yang dah tahu atau panduan bagi yang baru tahu......
1 - Niat Solat : Sebenarnya memeliharakan taubat kita dari dunia dan akhirat.
2 - Berdiri Betul : Fadilatnya, ketika mati dapat meluaskan tempat kita di dalam kubur.
3 - Takbir-ratul Ihram: Fadilatnya, sebagai pelita yang menerangi kita di dalam kubur.
4 - Fatihah: Sebagai pakaian yang indah-indah di dalam kubur.
5 - Ruqu': Sebagai tikar kita di dalam kubur.
6 - I'tidal: Akan memberi minuman air dari telaga al-kautsar ketika didalam kubur.
7 - Sujud: Memagar kita ketika menyeberangi titian SIRATUL-MUSTAQIM.
8 - Duduk antara 2 Sujud:Akan menaung panji-panji nabi kita didalam kubur
9 - Duduk antara 2 Sujud (akhir): Menjadi kenderaan ketika kita dipadang Mahsyar.
10 - Tahhiyat Akhir: Sebagai penjawab bagi soalan yang dikemukakan oleh Munkar & Nankir didalam kubur.
11 - Selawat Nabi: Sebagai pendinding api neraka di dalam kubur.
12 - Salam : Memelihara kita di dalam kubur.
13 - Tertib: Akan pertemuan kita dengan Allah S. W. T. Dari Abdullah bin 'Amr R. A., Rasulullah S. A. W.bersabda :
Senarai di atas adalah salah satu sebab mengapa orang Yahudi/Kafir tidak sukakan angka 13 dan juga Hari Jumaat. Itulah sebab mengapa mereka mencipta cerita yang begitu seram sekali iaitu " FRIDAY the 13th" jika ada di kalangan kamu yang perasan!!!" Wassalam.
"Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat..." Sebaik-baik manusia itu adalah mereka yang memberi manafa'at kepada manusia lain...
dari sang pencinta Unknown pada Saturday, August 19, 2006 0 komentar
Sunday, July 23, 2006
Kisah Si Buta dan Si Bungkuk
Saya sering mendengar orang-orang sangat bangga dengan kesempurnaan yang dimilikinya. Mata yang indah, kulit yang mulus, kaki yang jenjang, otak yang cerdas, bahkan sikap playboy-nya yang tidak ketulungan.
Jika mereka sudah memiliki segalanya sepertinya rasa tidak puas selalu berada di kepala mereka. Operasi plastik dan macam-macam, suatu hal yang jujur saja saya tidak mau mencampurinya. Itu hak yang ada pada orang yang merasa dirinya memiliki uang (barangkali juga yang kaya mendadak).
Tapi, satu hal yang selalu saya pelajari dari orang-orang tua terdahulu bahwa hidup ini adalah sebuah lembaran yang harus diisi. Alam menjadi tempat pembelajaran manusia tentang makna kehidupan yang diembannya di muka bumi.
Seperti hari ini. Saya belajar tentang makna sebuah kesabaran dan kepekaan manusia terhadap sesamanya. Bukankah Tuhan sendiri mengatakan bahwa setiap diri kita ini adalah pada hakekatnya adalah satu.
Saya belajar dari seorang laki-laki buta. Hati saya sempat tertegun ketika melihatnya duduk sendirian di atas angkutan kota dan mata yang terbuka tapi sebenarnya tak bisa melihat. Awalnya, saya mengira, ia tertidur, suatu hal yang biasa terjadi di atas angkot jika menempuh perjalanan jauh.
Tetapi, saat ia berkata," Pak, singgah di pabrik gelas (sebenarnya itu bekas pabrik gelas karena sebentar lagi sebuh trade center akan menggantikannya)," katanya, dan hati saya terenyuh ketika melihat bahwa matanya sebenarnya tidak bisa melihat.
Sang sopir angkot mengangguk, seolah tak menyadari bahwa yang mengajaknya berbicara adalah seorang yang atas kuasa Tuhan memberikan rahmat kepada dua matanya. Mengapa saya katakan rahmat, karena dengan kebutaannya itu mengajarkan kepada setiap orang tentang makna sebuah kesempurnaan kepada mata yang sehat.
Ia lalu turun dan tak terasa mata saya berkaca-kaca dan tak ingin dikatakan sok, maka saya berdoa dalam hati semoga ada yang menyeberangkannya ke tujuannya. "Puskesmas ya Pak," dan sekali lagi Pak Sopir mengangguk dan anehnya sepertinya lelaki buta itu mengerti bahasa tubuh tersebut meski tak usah dikatakan dengan penggalan susunan huruf.
Tangannya kemudian merogoh kantongnya dan dengan kedua tangan ia memilah-milah segepok uang seribuan yang lusuh dan menyerahkannya tiga ribu perak. Sang sopir mengembalikan lima ratus perak dan angkot pun segera melaju. Dari jauh, lelaki buta itu sejenak terpekur dan seandainya, ya seandainya saja, saya tidak ingin dibilang sok maka saya akan turun dan mengantarnya ke tujuannya. Tapi, saya tidak punya keberanian untuk itu karena memang saya tidak punya nyali untuk dicemooh oleh orang-orang.
Tapi, sedetik kemudian saya melihat seorang laki-laki bungkuk mendatanginya dan segera menuntun lelaki buta itu ke tujuannya. Tanpa saya sadari, tubuh saya gemetar dan berdoa semoga Tuhan memberikan rahmatnya kepada kedua orang tersebut. Saya belajar banyak hal dari ketidaksempurnaan yang diberikan Tuhan kepada manusia dan bagi saya itulah kesempurnaan jiwa yang hendak ditunjukkan Tuhan kepada saya
(Minggu, 23 Juli, pukul 17.38, Jl Cenderawasih, Makassar)
God, I Hope You Live in My Heart, Forever
Thank For Teaching Me
dari sang pencinta Unknown pada Sunday, July 23, 2006 1 komentar
Tuesday, July 18, 2006
Duh Gusti, Kejamnya Cinta
Mungkin cinta memang tidak bisa dibahasakan dengan kata-kata yang jujur. Karena semestinya cinta kadang-kadang dipenuhi dengan syak wasangka atau rasa benci, pertumpahan darah, penistaan, bahkan kalau mungkin penghinaan. Di satu sisi,cinta adalah sebuah penghambaan yang hakiki terhadap sesuatu yang semestinya barangkali akan membawa kedamaian dan kemaslahatan kepada manusia.
Cintalah yang membawa perang antara Israel Palestina, Lebanon-Israel, Syiah-Sunni,Muslim-Hindu, Katolik-Protestan, dan perang-perang lainnya. Atas nama cinta yang semstinya beraroma perdamaian malah akhirnya menjadi sebuah penistaan yang rendah.
Lihat saja, atas nama cinta terhadap tanah air, seorang tentara Israel rela membunuhi warga Palestina dan mengusirnya dari tanah kelahirannya. Atas nama cinta terhadap akidahnya, sejumlah gerilyawan Irak menculik tentara AS, memasang videonya di internet dan kemudian mengeksekusi mereka tepat di kemaluan karena pemerkosaan yang dilakukan tentara AS lainnya terhadap gadis-gadis Irak yang semuanya masih berumur di bawah 20 tahun.
Atas nama cinta pula, Forum Pembela Islam (FPI) menyerang kantor Playboy, memporakporandakannnya seolah-olah kebenaran memang ada di tangan mereka dan semua orang yang di luar garis mereka adalan persona non grata (orang yang tak diinginkan dalam istilah hukum intermasional).
Duh, Gusti, saya pernah belajar bahwa ketika Sang Khalik meniupkan rohnya ke tubuh Adam, maka semesta alam memuji Keagungan-Nya. Apakah,orang-orang yang mengatasnamakan cinta ini sempat menyelipkan sedikit saja sebuah ingatan bahwa ketika ia menghujat, membunuhi, atau menempeleng orang lain sama halnya mereka menyakiti, menghina, dan memperkosa diri mereka sendiri.
Roh Sang Agung ini telah menyatukan manusia seluruhnya dan ironisnya tak ada yang bisa membaca bahwa Tuhan akan senantiasa menguji mereka dengan pengetahuan yang mereka miliki. Apakah mereka akan membawa orang-orang ke jalan yang benar dengan pengetahuan itu atau justru malah membuat mereka menzalimi diri mereka sendiri.
Duh, Gusti, mungkin saya harus menyepi agar bisa menikmati percintaan dengan-Mu tanpa ada pretensi dan interpretasi dari orang lain.
dari sang pencinta Unknown pada Tuesday, July 18, 2006 0 komentar
Monday, July 10, 2006
Italiano, The Champion of World Cup 2006
Sepertinya inilah yang SAYA tunggu-tunggu selama ini. Timnas Gli Azzurri akhirnya bisa melihat cahaya kemenangan yang keempat. Seperti yang pernah dikatakan mantan PM Italia, Silvio Berlusconi, mengatakan bahwa Yesus akan berpihak kepada Italia. "Saya telah mendedikasikan semuanya untuk Tuhan. Sudah saatnya Tuhan memberikan kemenangan kepada Italia," demikian kata Berlusconi.
Sudah saatnya saya tidur dan menemukan kedamaian dengan kemenangan yang diperoleh Italia di Piala Dunia 2006. Adios Piala Dunia 2006. See You in South Africa at Fifa World Cup 2010.
PS: For My Lovely Boy At Somewhere, Believe in Me Just Calming Me Forever
dari sang pencinta Unknown pada Monday, July 10, 2006 0 komentar












